Rabu, Maret 3, 2021
Beranda Ini Strategi Bank BRI Mampu Tumbuh di Kondisi Akibat Pandemic Covid -19 
Array

Ini Strategi Bank BRI Mampu Tumbuh di Kondisi Akibat Pandemic Covid -19 

Jakarta, Faktapers. id  –  BRI punya rahasia untuk tetap tumbuh di tengah kondisi yang menantang akibat pandemic Covid -19. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)N telah menyusun dan mengimplementasikan berbagai strategi berkelanjutan Adapun strategi yang telah disusun oleh BRI tersebut , salah satunya terkait pengelolaan likuiditas perusahaan.

“Perseroan terus berupaya menjaga likuiditas dalam kondisi ideal, dimana hal tersebut tercermin dari rasio Liquidity Coverage Ratio BRI (LCR) posisi Maret 2020 berada diangka ±230%,”  ungkap Direktur Keuangan Bank BRI Haru Koesmahargyo belum lama ini.

“Angka tersebut masih diatas ketentuan OJK yang menetapkan bahwa LCR Bank minimal dijaga sebesar 100,”  tambahnya.

Menurut Haru, BRI akan mendapatkan tambahan likuiditas hingga Rp 17 triliun setelah Bank Indonesia menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) sebesar 200 bps untuk Bank Umum Konvensional per tanggal 1 Mei 2020. Penambahan ini tentunya akan memperkuat kecukupan likuiditas BRI di tengah kondisi yang menantang.

Ia menyebutkan BRI tetap aktif dalam mencari sumber likuiditas lainnya untuk diversifikasi pendanaan baik melalui penghimpunan Dana Pihak Kegita (DPK) dan Non DPK.

“BRI dapat melakukan akses funding Non DPK jangka pendek seperti repo dan pinjaman antar bank, sementara itu untuk jangka panjang penerbitan obligasi dan pinjaman dapat menjadi pilihan namun tetap dengan memperhatikan biaya yang efisien,” sebut  Direktur Keuangan Bank BRI Haru Koesmahargyo.

Sebelumnya, pada 12 April yang lalu perseroan telah membayarkan Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI TAHAP II TAHUN 2017 SERI B dengan kupon 8.1% yang jatuh tempo sebesar Rp 1,74 T pada 12 April 2020, yang bersumber dari aset likuid BRI.  Fp03

Most Popular

Recent Comments