oleh

Kades Kayuputih Siap Terima PMI “Yakini Tidak Ada Mengucilkan Mereka”

Singaraja.Bali.Faktapers.id – Rombongan Camat Sukasada bersama Pemdes Kayuputih tinjau beberapa Hotel yang akan digunakan sebagai tempat Karantina bagi PMI yang akan menginjak tanah kelahiranya ke Desa Kayuputih.

Camat Sukasada I Made Dwi Adnyana,S.STP bersama Kades Kayuputih Gede Gelgel Ariawan, salah satu hotel yang memiliki 5 kamar berhasil dijajagi adalah ARAMINTH SPA yang ada di Dusun Buana Sari, besar kemungkinan dari 28 orang PMI yang akan pulang kampung telah disediakan tempat sementara berdiam diri dalam masa Inkubasi( karantina 14 hari) nantinya Villa tersebut diperuntukan bagi PMI wanita untuk menghindari juga kontak langsung dengan PMI laki-laki.

Camat Sukasada I Made Dwi Adnyana dikonfirmasi Fakatpers.id Kamis(16/4) pukul 14.00 wita memaparkan rencana Villa-villa akan digunakan tempat karantina untuk PMI.

”Beberapa hotel dan villa yang telah kita jagjagi telah menyatakan kesiapanya untuk kita gunakan ada di Pancasari, Wanagiri, termasuk juga di Kayuputih yang tadi kita dekati bersama Mekel Kayuputih seperti Villa The Kayuputih, dan villa lainya masi pendekatan dengan pihak oner agar mendapat persetujuan,”ujar Dwi Adnyana.

Dwi Adnyana sangat berharap bagi PMI yang (ODP) saat menjalani Karantina dan menjaga kondisinya tetap sehat selama 14 hari masa inkubasi.

“Para PMI yang menjalani Karantina tentu kami akan menyampaikan kepada para pihak Pemdes melalui satgas untuk menyiapkan SPO bagi PMI dan petugas dalam melaksanakan kegiatan karantina ini. Tentunya mereka harus menjaga keamana diri maupun kesehatanya masing-masing dan keamanan lingkungan serta mengikuti aturan sehingga mereka disiplin dan tidak melakukan intraksi dengan PMI yang lainya,”papar Dwi Adnyana.

Dalam SOP yang akan diterbitkan nantinya tidak menutup kemungkinan bagi para keluarga yang hendak bertemu dengan PMI.

“Kita cantumkan aturan yang mesti ditaati keluarga dalam menjenguk sanak keluarganya ditempat karantina untuk menjaga Social Distancing dan Phycal Distancing”jelasnya

Sementara Kades Kayuputih Gede Gelgel Ariawan telah siap menerima kedatangan 28 orang penyumbang devisa negara itu,

”Kami sudah menyiapkan beberapa tempat karantina bagi warga kami yang bekerja di luar negeri dan akan pulang kampung,”ujar Made Gelgel.

Gelgel menjami tidak ada yang akan berani mengucilkan PMI, dan itupun jika ada pihaknya akan memberikan pemahaman kepada masyarakat.

”Jika ada yang mengucilkan kami akan berikan pemahaman sesuai kemampuan kami, dan jika diperlukan kami siap mengundang dinas kesehatan untuk bisa membantu memberikan pemahaman kepada warga yang mungkin belum paham bagaimana pekerja luar itu membawa dirinya dan kami yakin serta astungkara nantinya mereka tetap sehat mejalani masa karantina sehingga masyarakat tidak mengucilkanya,”jelas Gelgel Ariawan.(des)

Komentar

News Feed