oleh

Kapolsek Seririt, Camat Pantau Pelaksanaan Karantina Desa PMI

Singaraja.Bali.Faktapers.id – Untuk memberikan rasa aman dan nyaman masa inkubasi desa yang dijalani oleh (PMI) Pekerja Migran Indonesia dan ditempatkan di hotel, villa maupun di sekolah dalam mengantisipasi penyebaran wabah covid-19.

Kapolsek Seririt Kompol I Made Uder,A.Md,SH,M.Ag bersama Camat Bapak Nyoman Riang Pustaka memenitoring pelaksanaan karantina PMI di tingkat Desa.

Selain memberikan arahan tata cara atau SOP Karantina yang di jalani PMI, Kapolsek dan Camat juga memberikan himbauan prosedur prilaku dalam mengantisipasi penyebaran wabah covid-19, meliputi tata cara berprilku bersih, kebersihan tempat tidur dan kamar madi, ketersiaan westapel dan tata cara dalam melayani penghuni karantina kepada Satgas pelaksana pengamanan dan pelayan, sehingga benar-benar dapat terlaksana dengan baik dan tidak menimbulkan rasa kekhawatiran akan tersebar wabah virus Corona tersebut.

Di Kecamatan Seririt ada beberapa tempat karantina PMI yang telah dijajagi Kapolse,Camat, bersama rombongan adalah, SD 3 Gunung Sari dengan 2 penghuni, Polides Desa Mayong dengan 1 penghuni, di TK Patemon dengan 2 penghuni, Lokapaksa 1 penghuni dan terakhir Villa Nalika Umeanyar dengan 1 penghuni PMI wanita asal Umeanyar yang baru pulang dari Australia.

Sesuai pantauan, bahwa para PMI yang menghuni Karantina Desa mengantisipasi wabah covid dapat menerima keadaan dan siap melaksanakan peraturan karantina sampai selesai dinyatakan bebas, dan juga para pelaksana telah menjalankan tugasnya sebagai pengawal keamanan dan pelayanan karantina dengan baik.

Kapolsek Seririt Kompol Made Uder  menjelaskan seijin Kapolres Buleleng, usai monitoring tempat karantina PMI Jumat,17/4) mengatakan,

“Tujuan kami jajagi PMI saat menjalani Karantina memberikan semangat kepada PMI dan pelaksana pengamanan oleh Pecalang atau satgas agar  dilaksanakan dengan baik dan wabah Virus Corona dan dapat segera berlalu dari Negara Tercinta kita Indonesia.Budayakan pola hidup bersih meliputi bersih diri, bersih ruangan tempat tinggal, kamar mandi dan fasilitas pendukung tempat karantina lainnya serta tumbuh kembangkan pola kasih sayang dalam giat karantina dengan misi yang sama menuju pembebasan segera diri dari Covid-19,
“ujar Kompol Made Uder.

Selaku pucuk pimpinan di Polsek Seririt, Kompol Uder sebelumnya juga telah berupaya mendekati masyarakat maupun para pemangku adat,jika nantinya para PMI ini kembali kekampung halaman bisa diterima dengan baik serta tidak ada lagi bahasa dikucilkan yang diterima Penyumbang Devisa Negara ini,

“Kami tekankan ke masyarakat maupun tokoh adat seperti adakan konseling sesepuh desa dan pemuka masyarakat dalam menjalin komonikasi yang bagus bahwa para PMI yang nanti akan kembali rumah masing-masing, mereka adalah pahlawan devisa negara aset bangsa yang harus dijaga dan diselamatkan. Dan kami yakin para PMI tersebut tidak ada yang mencemooh maupun merasa dikucilkan oleh masyarakat sekitar,”jelas Made Uder.(des)

Komentar

News Feed