oleh

Kasus Corona Meningkat, 10 Positif dan Satu Orang Meninggal di Denpasar

Jembrana, faktapers.id – Membludaknya kedatangan pekerja imigran Indonesia (PMI) di Kabupaten Jembrana membuat semua instansi bekerja ekstra dalam melakukan pendataan.

Bertempat di Kantor Bupati Jembrana Jl. Surapati No.1 Kelurahan Dauhwaru, Jembrana, Satgas Penanggulangan Covid-19 melaksanakan Rapat Koordinasi Optimalisasi Kegiatan Gugus Tugas Percepat Penanggulangan Covid-19.

Selain membahas perkembangan terkini kasus Covid-19 juga membahas dalam upaya harmonisasi penggunaan Biaya Tak Terduga (BTT), yang dipimpin oleh Bupati Jembrana I Putu Artha, SE.MM.

Artha mengatakan, perhari ini warga Jembrana yang merupakan PMI asal Kel. B.B.Agung yang merupakan PMI telah meninggal dunia di RS Sanglah yang terindikasi Covid-19, dan rencananya akan di kremasi di Denpasar, jika seandainya dipulangkan ke Jembrana agar dilakukan antisipasi lebih lanjut, ungkapnya.

Ia menjelaskan lebih lanjut data pemetaan Covid-19 untuk Jembrana perhari ini ODP sebanyak 144 orang, untuk pemantauan 55 orang, sedangkan selesai dipantau sebanyak 89 orang, untuk PDP sebanyak 12 orang, yang Positif Covid-19 sebanyak = 10 orang, ucapnya.

Arta menegaskan, PMI yang ada di Jembrana sebanyak 113 orang tertampung di masing-masing Hotel, sedangkan PMI yang mendahului pulang agar didata kembali koordinasi dengan Polres Jembrana, “terkait PMI yang ada di Hotel saya ucapkan terimakasih kepada Polres Jembrana maupun Kodim 1617 Jembrana karena telah melakukan pengamanan dilokasi,” imbuh Artha.

Lebih lanjut apabila kedatangan PMI membludak akan dipersiapkan alternatif lain diantaranya Hotel Hapel, Hotel Jati dan Hotel Bali Kuwi, untuk itu agar dilakukan koordinasi dalam persiapannya,  dikarenkan ada informasi pihak hotel belum siap karena takut berdampak dengan lingkungannya, disini supaya tidak terjadi penolakan.

Artha membeberkan untuk besaran anggaran belanja tidak terduga masing-masing perangkat Daerah dialokasikan untuk BPBD senilai Rp. 5.959.700.000,-, RSU Negara Rp. 5.172.987.820,- Dinas Kesehatan Rp. 1.759.120.00,- Perlengkapan Sekretariat Daerah Rp. 1.586.414.529.68,- dan Dinas Sosial Rp. 4.339.216.479.00
Sehingga jumlah keseluruhan hasil penyisiran senilai Rp.18.817.438.828.68,-, tutupnya.

Selanjutnya Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa S.I.K mengungkapkan, terkait keberadaan PMI di Kab.Jembrana yang telah kami data dimana PMI yang dikarantina tiga Hotel di Kab. Jembrana berjumlah 113 orang, sedangkan jumlah PMI yang isolasi mandiri terdata 476 orang, jelasnya.

Ia mengungkapkan, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan kembali secara mendetail, dimana sesuai perintah Kapolda Bali terkait keberadaan PMI agar dilakukan pendataan lebih detail,

“Apabila ketiga hotel tersebut Hotel Hapel, Hotel Jati, dan Hotel Bali Kuwi penuh, kami persuasif agar masyarakat dapat menerima keberadaan PMI di tiga Hotel tersebut, namun apabila tidak bisa sebagai langkah terakhir akan dilakukan upaya represif,” kata Gede Adi

Ia juga menjelaskan, tentang penggunaan anggaran tetap mengacu SE Kementrian No 6 Tahun 2020, salah satu poin harus melalui revisi anggaran, yang sudah ada agar dipergunakan untuk penanganan Covid-19, diakhir penggunaan anggaran dibuatkan pertanggungjawaban keuangan yang jelas agar tidak terjadi permasalahan di kemudian hari, tutup Gede Adi

Yang terkahir Dandim 1617 Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok menjelaskan, kami bersama Polri mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam upaya penanganan Covid-19 dilapangan,

Lanjut Dandim, apabila PMI membludak kedatanganya yang agar bisa melakukan antisipasi utamanya terkait duklog dengan menyiapkan dapur umum,

Ia menghimbau, agar dilakukan langkah antisipasi apabila terjadi korban Covid-19 yang meninggal dunia, untuk teknis pemakaman dengan melakukan rapat terlebih dahulu melibatkan FKUB sehingga tidak terjadi penolakan. “Kami dan Polri siap membantu dalam hal teknis pemakaman apabila dibutuhkan,” tegasnya.

Dijelaskan juga, untuk penggunaan anggaran agar dapat dipertanggung jawabkan dengan sepenuhnya, sepeti halnya di dukung dokumentasi dengan berpedoman prosedur yang ada, tutupnya. (Ans)

Komentar

News Feed