oleh

Keukeuh Mau Mudik, Simak Aturan Ini Agar Tak Diminta Putar Balik

Jakarta, faktapers.id – Pemerintah telah mengimbau masyarakat untuk tidak pulang ke kampung halaman atau mudik Lebaran tahun ini guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Untuk itu, Polri pun tetap siaga apabila masih ada warga yang keukeuh.

Kakorlantas Polri, Irjen Istiono mengatakn, pihaknya akan membuat regulasi pembatasan jumlah penumpang kendaraan bagi warga yang tetap memilih mudik.

“Kita buat regulasi pembatasannya. Tujuannya diharapkan nanti dapat menekan 50 persen dari kapasitas yang ada, sebagai komitmen menjaga jarak dan SOP kesehatan,” kata Istiono saat dikonfirmasi, Selasa (7/4/2020).

Istiono menegaskan, pemberlakuan tersebut dimaksudkan supaya masyarakat tetap sadar pentingnya social distancing dan physical distancing agar tetap sehat dan tak terpapar virus corona.

“Iya diatur sebaik mungkin ya. Misalnya, untuk mobil sedan itu hanya diberlakukan untuk dua orang. Minibus cukup tiga orang. Depan, tengah, belakang, tiga orang. Roda dua satu orang saja,” tuturnya.

Jika nantinya pemudik tidak mengikuti aturan ini, maka pihak Kepolisian akan memintanya untuk putar balik atau kembali ke kediamannya di Jakarta. Untuk mempertegas aturan tersebut, polisi akan ditempatkan di beberapa titik termasuk di jalan tol, arteri, dan jalan perbatasan.

“Tentunya sanksi, tindak tegas, ini adalah operasi KLB, operasi kemanusiaan. Jadi yang melebihi kapasitas itu akan kita putar alihkan. Suruh balik kanan, balik ke rumah saja, demi keselamatan dan kesehatan kita semua. Kita bareng-bareng melawan Covid-19,” tegasnya. (Ilham)

Komentar

News Feed