oleh

Promosi Produk Binaan Jakpreneur Digencarkan Lewat Medsos

Jakarta, faktapers.id – Selain pedagang pasar di Jakarta Utara, promosi produk binaan Jakpreneur melalui media sosial pun digencarkan sebagai langkah upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19). Apalagi dalam masa pemberlakuan pembatasan sosial berskala Besar (PSBB) ini, masyarakat tidak dianjurkan untuk beraktivitas di luar rumah kecuali untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Jakarta Utara, Yati Sudiharti mengatakan, promosi produk binaan Jakpreneur melalui media sosial digencarkan agar mengurangi aktivitas jual beli secara langsung. Langkah ini sebagai upaya dalam mencegah penyebaran Covid-19 selama masa PSBB di DKI Jakarta.

“Kita mengupayakan supaya jual beli melalui daring. Sistemnya diantar ke rumah atau take away selama ada wabah Covid-19 ini. Mengurangi berkumpulnya penjual dan pembeli dan melaksanakan PSBB yang dijalani,” kata Yati, saat dikonfirmasi, Selasa (14/4/2020).

Tidak hanya berupa produk kuliner, dijelaskannya promosi juga digencarkan pada sejumlah sektor usaha mandiri lainnya seperti fashion hingga kerajinan. Dipastikan seluruh produk tersebut merupakan hasil pembinaan program Jakpreneur yang telah dijalani masing-masing kecamatan.

Masyarakat bisa memilih beragam produk yang dijual tersebut dengan mengakses akun Intagram seperti @wirausahakoja. Unggahan foto dalam Instagram itu juga dilengkapi nama dan nomor telepon yang bisa dihubungi pembeli.

“Mereka memang binaan kami. Kami bantu gencarkan promosi produknya melalui media sosial,” jelas Yati.

Terkait program Jakpreneur selama pandemi Covid-19, Yati memastikan pendaftaran peserta calon wirausahawan binaan tetap dibuka di setiap kecamatan. Termasuk menjalani tahapan lainnya seperti pelatihan, pendampingan, perizinan, pemasaran, pelaporan keuangan, dan permodalan (P1-P7).

“Semua tahapan program Jakpreneur masih berjalan. Hanya saja program berjalan melalui sistem daring dari rumah,” tutupnya. (Tajuli)

Komentar

News Feed