oleh

Tempat-tempat Hiburan di Melawi Masih Buka, Gabungan Ormas Minta Ditindak Tegas

Melawi, faktapers – Covid -19 merupakan virus yang sangat berbahaya dan mematikan Sehingga perlu Antisipasi baik dari sisi kesehatan,lingkungan serta beberapa tempat yang sering menjadi tempat perkumpulan yang dianggap berpotensi bisa berbahaya terkait penularan Covid-19.di Kabupaten
Melawi, sebulan telah dilakukan kegiatan kemanusiaan dari Pihak Kepolisian Polres Melawi, serta beberapa relawan Ormas yang telah melakukan beberapa langkah untuk mengantisipasi sebagai langkah untuk memutuskan Tali Rantai virus Covid – 19.di Kabupaten Melawi.

Berkaitan Dengan hal tersebut Beberapa Gabungan Organisasi Kemasyakatan mempertanyakan dan menegaskan terkait dengan beberapa tempat Hiburan yang ada Dikabupaten Melawi sekarang ini masih ada terlihat beroperasi.

Saat diwawancarai beberapa awak Media Jumat (3/4/20) Kim Roni selaku Sekjen POPAD, Kabupaten Melawi mengatakan, dia sangat menyayangkan tindakan Pemerintah san aparat terkait dengan tempat tempat hiburan di Kabupaten Melawi lebih khusus Disekitar Kota Nanga Pinoh yang saat sekarang masih beroperasi.

Sementara tempat tempat Ibadah Seperti Masjid, Mushola, Gereja. Bahkan para petinggi Agama RI rela mengeluarkan Fatwa dan maklumat untuk menutup Sementara agar tidak melakukan Ibadah secara berjamaah.

Maka Beberapa Gabungan Ormas, POPAD, Perwakilan DAD, DMI Kabupaten Melawi, PEJUANG SUBUH, secara tegas meminta kepada Pemerintah dan Aparat meminta Agar Sebelum Pukul 00.00 malam ini harus menutup semua tempat hiburan yang masih beroperasi.

“Jka pada waktu yang sudah ditentukan belum ditutup para Ormas akan melakukan tindakan, demi kenyamanan serta tindakan dan permohonan dilakukan dengan tujuan untuk berupaya memutus mata Rantai Virus Covid -19,”tegasnya.

Bambang Setiawan selaku Ketua pejuang Subuh menambahkan, terkait dengan statmen Sekjen POPAD, secara bersama, karena tempat tersebut sangat berpotensi dalam penularan Covid 19, pertanyaannya Apa hebatnya tempat tempat hiburan dibandingkan tempat Ibadah.

“Sedangkan tempat Ibadah sudah menutup sementara demi mengindahkan beberapa maklumat Polri Dan Fatwa para petinggi agama masing masing, tetapi Tempat hiburan masih tetap beroperasi Ada apa,”pungkasnya. (SKN/Abd)

Komentar

News Feed