Selasa, September 21, 2021
BerandaTerminal Kalideres Berlakukan Protokol Kesehatan Selama Pandemi Corona
Array

Terminal Kalideres Berlakukan Protokol Kesehatan Selama Pandemi Corona

Jakarta, faktapers.id – Protokol kesehatan diberlakukan dan akan terus dilaksanakan bagi para penumpang, karyawan PO, petugas Dishub, pengemudi bus AKAP maupun kondektur yang ada di Terminal Kalideres, Jakarta Barat.

Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen mengatakan, ada beberapa item tentang protokol kesehatan yang diberlakukan.

Pertama, penumpang dalam keadaan sehat, seperti tidak ada gejala terpapar Covid 19/gejala pernapasan/suhu tubuh kurang dari 38 derajat celcius.

Kedua, penumpang dalam keadaan tidak sehat, seperti suhu lebih atau sama dengan 38 derajat celcius.

Kemudian pada saat berobat di fasilitas kesehatan, harus menggunakan masker atau apabila tidak menggunakan masker saat batuk harus menutup dengan tisu atau lengan atas bagian dalam.

Selanjutnya, kata Revi, apabila masuk kriteria Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19, akan diantar ke rumah sakit rujukan dengan ambulan fasilitas kesehatan yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

“Kami berkolaborasi dan selalu berkordinasi dengan pihak Puskesmas Kecamatan Kalideres, bila mana ada penumpang yang terindikasi virus corona,” katanya, Rabu (1/4/2020).

Protokol kesehatan pada area terminal, lanjut dia, kebersihan area terminal dan melakukan penyemprotan cairan disinfektan minimal 3 kali dalam sehari, terutama pada area tunggu seperti loket bus, toilet, dan mushola diterminal.

Selain itu, penerapan physical distancing dengan penerapan jaga jarak minimal satu meter pada area tunggu penumpang, antrian loket, antrian penumpang yang akan masuk bus, dan pengaturan tempat duduk penumpang di dalam bus.

“Kita juga melakukan pemeriksaan deteksi suhu tubuh penumpang. Dan adanya ruang isolasi, juga tersedia wastafel cuci tangan dengan air mengalir dan cairan sabun antiseptic/hand santizer,” ujar Revi.

Selain itu, kata Revi, diterapkan juga protokol kesehatan bagi petugas pengelola terminal. Pertama, petugas menggunakan APD berupa masker dan sarung tangan. Kemudian, petugas mensosialisasikan cara cuci tangan dengan benar menggunakan sabun antiseptic di wastafel yang sudah disediakan di area terminal.

“Kita juga mensosialisasikanetika batuk/bersin kepada para penumpang di terminal ini, dan juga melakukan sosialisasi phisycal distancing/jaga jarak aman minimal satu meter. Setelah itu, kita melakukan pengecekan ketersediaan sabun antiseptic dan hand sanitizer ditiap tiap wastafel yang ada di area terminal. Dan melakukan pengawsan terhadap penyemprotan cairan disinfektan di area terminal atau kendaraan yang beroperasi serta memberikan imbauan tentang bahaya virus corona dan cara pencegahannya,”ucapnya.

Ditambahkan Revi, protokol kesehatan untuk awak angkutan dan PO bus di antaranya awak angkutan yang tidak sehat dilarang mengemudikan kendaraan dan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Awak angkutan, lanjut dia, harus berprilaku sehat dengan mencuci tangan, membuang sampah pada tempatnya, tidak minum alkohol atau mengkonsumsi narkoba, dan tidak meludah di sembarang tempat.

“Awak angkutan saat sedang batuk menggunakan masker dan PO bus harus menyediakan masker untuk penumpang, juga wajib melakukan pembersihan kendaraan dengan cairan disinfektan. Selanjutnya, bagi pengemudi harus mekakukan pengecekan suhu tubuh minimal dua kali sebelum dan sesudah mengemudi. Untuk Terminal Kalideres saat ini belum ada penumpang, karyawan PO, petugas Dishub, pengemudi dan kondektur yang terindikasi positif Covid-19,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala UPT Angkutan Jalan mengeluarkan Surat Edaran Nomor 126/ SE/2020 tentang Protokol Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan dan Penanganan Wabah Covid-19 Pada Area dan Transportasi Publik di Terminal Bus. (MAN)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments