oleh

Alasan PT Arwana Nuansa Keramik Terpaksa PHK 31 Karyawan di Tengah Pandemi Corona

Serang,  faktaprs.id – Terdampak Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), PT Arwana Nuansa Keramik  terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 31 karyawan.

Informasi yang berhasil dihimpun mengatakan, 31 karyawan yang mengalami PHK ini diduga tidak menerima uang pesangon sesuai dengan amanat UU No 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Meskipun sudah dilakukan pertemuan dan musyawarah antara kedua belah pihak, tapi tetap tidak menemui kata sepakat terkait uang pesangon.

Karena tidak menemui kata sepakat, puluhan karyawan yang di PHK ini mengajukan pencatatan permohonan perselisihan hubungan industi (PPPHI)  ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang, melalui Serikat Pekerja FSPKEP.

Pengajuan PPPHI ini juga dibenarkan oleh Kepala Bidang (Kabid) hubungan kerja industrial pada Disnakertrans Kabupaten Serang, Iwan Setiawan.

“Kita sudah menerima pengajuan suratnya, saat ini masih proses,” kata Iwan.

Iwan juga membenarkan, pengajuan PPPHI baru disampaikan ke Disnakertrans sekitar seminggu yang lalu.  Intinya, 31 karyawan itu merasa keberatan dengan pesangon yang di tawarkan oleh pihak perusahaan.

“Karyawan maunya sesuai dengan aturan UU No 13 Tahun 2003, perusahaan merasa tidak mampu, inilah yang menjadi perselisihan mereka,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, kata Iwan, Disnakertrans akan memanggil kedua belah pihak untuk di carikan solusi, namanya tripartit.

“kita lihat saja nanti bagaimana hasilnya, toh juga ini masih dalam tahap proses,” tukasnya.

Sementara itu, Bagian Personalia PT Arwana Nuansa Keramik Budi Firdaus ketika akan dikonfirmasi terkait PHK yang dilakukan perusahaan terhadap 31 karyawan sedang di luar kantor.

“Pak Budi sedang tugas di luar kantor, kalau mau konfirmasi ke beliau harus ada janji dulu pak,” kata Sukadi yang mengaku sebagai Kepala Security di PT Arwana Nuansa Keramik.

Sukadi juga mengatakan, jumlah karyawan yang bekerja di PT Arwana Nuansa Keramik ada sekitar 500 orang, 31 orang di PHK akibat dampak pandemi virus corona.

“Untuk lebih jelasnya terkait PHK karyawan, nanti konfirmasinya ke Pk Budi Firdaus saja ya,” ujar Sukadi.

Kapolsek Cikande Kompol M. Ridzky Salatun melalui rilis yang di kirim ke grup Halo Sahabat Polda Banten membenarkan, sejak terjangkitnya wabah virus corona di Tanah Air, termasuk di Kabupaten Serang puluhan tenaga kerja dirumahkan dan di-PHK.

Komentar

News Feed