oleh

Antisipasi Aksi Kriminal, Pastikan Umat Muslim Tidak Laksanakan Takbir Akbar

Singaraja, faktapers.id – Patroli pengawasan melibatkan aparat keamanan TNI, Polri, Denpom, Pol PP, Dishub Buleleng dalam memastikan umat Islam di wilayah hukum Polres Buleleng tidak menggelar acara Takbir Akbar di Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

Dari pantauan pengawasan aparat gabungan tersebut, Sabtu (23/5), mulai pukul 10.20 wita, tidak ditemukan adanya Sholat berjemaah puncak Hari Raya Idul Fitri mulai dari kawasan Masjid di Kota Singaraja, Pemaron, Temukus, Seririt Desa Pengastulan. Namun warga terlihat beberapa berkumpul sembari menyambut hari raya sucinya.

Sebelum dilaksanakan patroli pengawasan dibawah kendali Kapolres Buleleng AKBP Made Sinar Subawa, S.I.K,.M.H., dan Damdim 1609/BLL Letkol Inf M. Windra Listrianto. Dalam sambutanya kepada para personil AKBP Made Sinar Subawa menegaskan,

”Kegiatan ini bisa kita lakukan dengan sinegritas kita bersama, dalam pelaksanaan jangan buru-buru karena sifatnya pengawasan dan kita berhenti pada titik-titik yang sudah kita tentukan. Setidaknya nanti kita memastikan bahwa ditempat tersebut tidak ada kegiatan malam Takbir yang dilaksanakan.Dalam patroli pengawasan ini kita tidak boleh arogan atau memancing suatu permasalahan sehingga kita dilihat masyarakat dapat memberikan contoh bahwa kita menjaga ketertiban dan cermin bagaimana kepribadian kita sebagai aparat,” jelas AKBP Sinar Subawa.

Kedatangan rombongan Kapolres, Dandim 1609/Buleleng ke tempat ibadah umat Muslim disambut baik oleh para tokoh agama untuk menjaga dan memutus mata rantai Covid -19 yang kini masih belum reda.

Sisi lain Kabag Ops Kompol A.A Wiranata selaku pengendali operasi seijin Kapolres Buleleng, dalam operasi malam ini yang bertepatan dengan malam Minggu, patroli akan tetap dilaksanakan hingga pagi sehingga masyarakat Muslim dalam menyambut Bulan Suci Romadhon atau Idul Fitri 1441 H aman tanpa dinodai aksi kiriminal, ”Operasi kita tetap siagakan personil dititik-titik rawan untuk memastikan umat Muslim dalam menyambut bulan suci tidak ada riak-riak kecil aksi kriminal, dan masyarakat yang menggelar sholat di rumah terasa aman,”jelas Kompol A.A Wiranata Kusuma. des

Komentar

News Feed