oleh

Di Tengah Wabah Covid-19 Melanda, Masyarakat BMI Buleleng Gelar Fogging di Buleleng

Singaraja, faktapers.id – Semeton LDC (Loyalitas Dokter Caput) dan BMI Buleleng laksanakan fogging di lingkungan Bantang Banua, Kecamatan Sukasada mengingat DB di Buleleng sangat tinggi.

Fogging pencegahan DB dengan turun langsung ke masyarakat Bantang Banua dihadiri oleh Dr Ketut Putra Sedana ,Sp0G., yang lazim di panggil Caput selaku ketua BMI, Lurah Bantang Banua. Ida Bagus Gunung, Kaling Bantang Banua, Made Dodik Redika, dan anggota DPRD Buleleng Lilik Nurmiasih.

Pelaksanaan fogging DB dilakukan Kamis (7/5) pukul 06.30 menyasar perkampungan penduduk dengan dua peralatan fogging pasalnya dilingkungan Bantang Banua beberapa masyarakat sempat terjangkit Demam Berdarah. Dari hasil survei kasus DB di Buleleng terbesar kedua di Indonesia, melihat itu Dr Ketut Putra Sedana dikonfirmasi Fakta usai menggelar bakti sosial tersebut mengatakan,

“BMI adalah under bo PDI P dan kita ditekankan untuk selalu peka terhadap kondisi yang dialami masyarakat. Kami menyadari sekali pemerintah bahwa konsentrasinya sekarang ini sedang kepenanggulangan Pandemi Covid-19 yang sudah menjadi pandemi wabah dunia dan sudah banyak sekali menghabiskan tenaga, pikiran dan materi. Namun dibalik itu ada ancaman wabah demam berdarah. Dari data yang kami peroleh kasus DB yang terbesar di Buleleng dan kedua di Indonesia bahkan sudah menimbulkan korban jiwa. Ini adalah keprihatinan kami dan kader PDI P kita tuntut untuk peduli hal itu sehingga kita ambil sekap untuk turun demi membantu dan meringankan masayalah yang dihadapi masyarakat sekarang ini.Kita menyadari bahwa masalah kesehatan bukan semata tanggung jawab daripada pemerintah saja tetapi menjadi tanggung jawab kita semua,”jelas dr. Caput

Harapan dari dr Ketut Putra Sedana terhadap masyarakat selain dilanda virus Corona dan mewabahnya DB.

“ Harapan kita mudah-mudahan dengan kegiatan ini, bisa menekan kasus demam berdarah di Buleleng yang menjadi ancaman semua masyarakat, dan mari masyarakat menjaga lingkungan dengan sebersih mungkin,”jelasnya.

Sementara anggota DPRD Buleleng Srikandi Partai PDI Perjuangan asal Sukasada Lilik Nurmiasih dikonfirmasi sangat memberikan respon positif apa yang dilakukan BMI Buleleng dalam mencegah wabah DB.

““Kami ucapakan terimakasih kepada ketua BMI Buleleng yang sudah sangat sigap dan tanggap dengan keadaan yang dialami masyarakat Buleleng. Selain penanganan Covid juga yang sangat diperlukan masyarakat seperti pencegahan DB ditengah virus pandemi melanda, ternyata Faktanya dimasyarakat banyak yang terkena DB. Jadi kita agak terlena sedikit, tapi bersyuhkur juga ada dr Kusuma Putra yang juga pengurus partai cepat respon laporan masyarakat. Semoga selain wabah corona, DB ini juga cepat berlalu,”ujar Lilik Nurmiasih

Sisi lain Ketua Lingkungan Bantang Banua Made Dodik Redika, juga memberikan respon positif.

”Setelah kemarin kita bersurat ke pak dokter adanya warga kami terkena DB langsung direspon oleh BMI. Bagus sekali apa yang sudah diberikan kemasyarakat dengan adanya foging ini “ujar Made Dodik Redika.

Keterlambatan dinas kesehatan Buleleng dalam menangani masyarakat terjangkit DB tidak dipungkiri olehnya, pasalnya pemerintah sedang fokus tangani virus Corona,l.

”Karna banyaknya penanganan covid, kami maklumi dinas kesehatan belum sempat melakukan foging seperti ini”jelas Dodik. (des)

Komentar

News Feed