Senin, Desember 6, 2021
BerandaJangan Salah Arti, Rapid Test Negatif Bukan Jaminan Terbebas Covid-19 Selama Pandemi
Array

Jangan Salah Arti, Rapid Test Negatif Bukan Jaminan Terbebas Covid-19 Selama Pandemi

Jakarta, faktapers.id – Hasil tes cepat (rapid test) negatif bukan jaminan seseorang terbebas dari terpaparnya Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) selama masa pandemi. Hasil tes itu hanya bersifat sementara atau berlaku saat seseorang menjalani tes.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Yudi Dimyati mengatakan, rapid test jangan disalahartikan sebagai jaminan terbebas paparan Covid-19. Hasil tes itu hanya menyatakan kondisi seseorang sebelum menjalani tes.

“Jangan disalahartikan rapid test jaminan seseorang terbebas dari Covid-19 selama pandemi. Itu hanya berlaku saat itu saja. Bisa saja ke depannya dia terpapar setelah menjalani tes,” kata Yudi saat dikonfirmasi, Selasa (5/5).

Meski begitu, dijelaskannya hasil rapid test berguna untuk menentukan langkah lanjutan seseorang jika terpapar Covid-19 dengan hasil tes positif. Tak perlu cemas, seseorang tersebut harus menjalani pemeriksaan swab serta isolasi mandiri selama dua pekan.

“Jadi kalau hasil rapid test positif, orang itu lanjut tes swab dan isolasi mandiri selama dua minggu. Di akhir isolasi mandiri itu, seseorang kembali jalani tes swab untuk melihat apakah masih ada virus atau tidak. Kalau hasilnya negatif berarti dia sembuh, kalau positif maka harus isolasi mandiri lagi,” jelasnya.

Dia menganjurkan, masyarakat untuk mematuhi aturan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Tetap berada di dalam rumah dan mengenakan masker jika mendesak keluar rumah.

“Protokol kesahatan ini penting. Bersama-sama kita tekan angka penyebarannya sehingga virus ini cepat terselesaikan,” tutupnya. (Tajuli)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments