Senin, Desember 6, 2021
BerandaBaliKasus Positif Covid-19 di Bali Didominasi Pekerja Migran Total 141 Orang

Kasus Positif Covid-19 di Bali Didominasi Pekerja Migran Total 141 Orang

Denpasar, faktapers.id – Gubernur Bali Wayan Koster mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19 bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional lewat video conference dari Gedung Gajah, Jayasabha, Denpasar pada Minggu (3/5/2020).

Pada rapat yang dipimpin langsung Ketua Gugus Tugas Nasional Doni Monardo itu, Gubernur Koster didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Bali Dewa Made Indra serta Kepala OPD terkait melaporkan perkembangan terbaru upaya penanganan penyebaran virus Covid-19 di Bali.

Dikatakan Gubernur Koster, kasus pasien positif di Bali sejumlah 237 orang berdasarkan data sebelumnya (Sabtu/2 Mei 2020) terdiri dari 8 WNA, 20 orang WNI luar daerah dan paling dominan adalah berasal dari PMI/ABK yakni 141 orang, sedangkan kasus transmisi lokal 68 orang.

“Jumlah PMI yang sudah kembali ke Bali totalnya ialah 11.800 orang, di mana keseluruhannya sudah kami rapid test,” ujar Gubernur Koster.
Penanganan terhadap kasus positif di Bali, lanjut Gubernur Bali, pasien yang tercatat sembuh 129 orang (54 persen dari jumlah akumulatif positif) dan yang meninggal 4 orang, serta yang saat ini masih dalam perawatan 104 orang (44 persen).

“Fasilitas kesehatan kami di Bali meliputi 13 RS rujukan berfasilitas memadai dengan 132 ruang isolasi masih tersedia. Bantuan APD dan masker sampai saat ini masih mencukupi. Kami juga sedang menyiapkan tambahan fasilitas untuk uji SWAB di RS PTN Universitas Udayana dan Fakultas Kedokteran Universitas Warmadewa,” ujarnya.

“Selain juga di RS Sanglah. Perlengkapannya sebagian besar sudah tersedia, dan kami mohonkan untuk melengkapi peralatan tersebut lewat surat yang telah kami sampaikan. Kami mohon fasilitasinya kepada Kementerian Kesehatan agar permintaan ini bisa direalisasikan. Ini penting karena penambahan fasilitas uji SWAB di dua tempat tersebut akan meningkatkan jumlah sampel yang bisa diuji sekaligus mempersingkat waktunya,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Nasional Doni Monardo menyebutkan, untuk fasilitas uji SWAB di RS Udayana dan Kedokteran Warmadewa akan segera difasilitasi.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak pelabuhan di Jawa Timur agar nasib para pekerja di Bali yang akan kembali ke daerahnya bisa difasilitasi dan tidak lama terkatung-katung. Dukungan untuk peralatan pendukung uji SWAB akan dikoordinasikan dengan gugus tugas daerah untuk segera dilakukan distribusi alat,” tegasnya. (Ans)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments