oleh

Kepala SMPN 6 Singaraja Bagikan Sembako ke Orangtua Siswa

Singaraja, faktapers.id – Sejak mewabahnya Pandemi Covid-19 membuat para sekolah berhenti kegiatan belajar mengajarnya, bahkan demi anak didiknya bisa mendapat pelajaran yang maksimal, para guru harus mengajar melalui online handphone siswa, dan menariknya bagi pelajar yang tidak memiliki kouta sekolah rela mentransfer pulsa.

Seperti yang dilakukan SMPN 6 Singaraja dipimpin oleh Kepsek Nyoman Sudiana, S.Pd., M.Pd, selain memberikan pulsa kepada anak didiknya, Sudiana kembali menyalurkan ratusan paket sembako kepada para orang tua siswa.

Kepala SMPN 6 Singaraja Nyoman Sudiana saat membagikan sembako di areal sekolah didampingi Ketua Komite Putu Suastika-mantan Lurah Banjar Tegal, Sabtu (23/5) siang, mengatakan, “Pembagian sembako kepada para orang tua murid selain ini merupakan program tahunan Spensip Berbagi dan Peduli juga kebetulan adanya Pandemi Covid-19 yang berdampak ke ekonomi lemas dan sangat dirasakan sekali oleh para orang tua siswa. Kesempatan kita bagikan berkat kumpulan dana yang bersumber dari gajih para guru yang terpotong dan dibantu juga dari CSR atau toko-toko yang kita beli bukunya serta orang tua siwa yang sudah mampu kemudian menyumbangkannya dan itu pun terkumpulnya dana melalui Paguyuban yang dibentuk para orang tuanya. Pembagian ini kita selalu koordinasi dengan ketua Komite sehingga ini dapat tersalurkan dengan baik dan diterima.”

Selaku kepala sekolah, pihaknya tetap mengedepankan pendidikan yang terbaik sehingga metode belajar mengajar dapat diterima siswa dan orang tua siswanya.

Nyoman Sudiana menambahkan ratusan paket yang disalurkan itu diperuntukkan kepada orang tua siswa yang kurang mampu seperti buruh pertukangan, petani, tukang parkir, terus pekerja swasta yang di PHK dan terdampak covid -19, serta anak-anak Yatim yang disekolahkan Yayasan. SMPN 6 Singaraja termasuk sekolah Favorit di Buleleng, ”Kemarin sebelum pembagian para guru wali sudah mendata orang tua mana yang mesti mendapatkan serta verifikasi dengan melihat langsung keadaan rumahnya dan layak menerima. Mungkin nanti jika ada yang belum tercaper kita berikan sesuai kemampuan sekolah kita carikan dari sumber lain.”

Karena Pandemi belum menunjukan keredaan dan masih menghantui, dengan jumlah siswa siswi mencapai 985 namun sekolah akan secara continyu memberikan bantuan tersebut seperti nantinya dalam Ulang Tahun Sekolah dan HUT PGRI.

Sementara Ketua Komite SMPN 6 Singaraja Putu Suastika, S.Sos dikornfirmasi faktapers.id, dengan semangat tinggi mantan Lurah Banjar Tegal itu mengatakan, “Dengan situasi yang sekarang ini dilanda Pandemi virus corona, setelah koordinasi dengan para guru, orang tua siswa serta pengurus Komite sehingga terjalin komonikasi yang baik memalui grup Paguyuban sehingga diputuskan bagi orang tau siswa yang paling terdampak berhak menerima sembako. Sementara kita bagikan 130 orang tua, kalau dibilang terdampak semua terdampak tetap kita kita pilih yang paling terdampak, mudah-mudahan jika nanti ada anggaran lebih kita bisa mengcaver orang tua siswa.”

Selaku Ketua Komite SMPN 6 Singaraja, tidaklah gampang mengenyam pendidikan di sana bandingkan 5 tahun lalu. Pihaknya mengingatkan kepada orang tua memohon sebisa mungkin menjaga nama baik sekolah.

”Kami berharap sekali bila mana anaknya diterima disekolah ini tetap juga peranya dirumah membina anaknya kearah yang lebih baik dan utuk tidak selalu menerima laporan siswa tanpa lebih awal koordinasi ke pihak sekolah,” jelasnya. des.

Komentar

News Feed