oleh

Satroni Sekolah, Dua Mahasiswa dan Dua Pelajar Buleleng Berhasil Gondol Inventaris

Singaraja, faktapers.id – Maling berhasil satroni SDN No 2 Panji Anom di Banjar Dinas Lebah Siung, Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Sekolah mengalami kerugian sebesar dua puluh juta rupiah.

Raibnya inventaris tersebut diletahui Kepala Sekolah, I Made Wanarka, Sabtu (23/5), saat akan membersihkan barang- barang inventaris sekolah yang tersimpan di ruang guru serta ruang Kepala Sekolah.

Kepala Sekolah terkejut hilangnya 2 Set Komputer merk Lenovo, 1 buah Printer lazer jet merk HP, 1 buah printer merk Epson seri L360, 1 buah LCD proyektor merk HP, 2 buah speaker aktif merk Sonic, dan 1 buah Speaker merk Zumba.

Kepsek langsung melaporkan kasus tersebut ke Kadus Lebah Siung, Desa Panji Anom. Dan keduanya pun datang bersama Bhabinkamtibmas.

Kemudian Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan terhadap kondisi tempat kejadian perkara, dan dilihat salah satu fentilasi pada ruang guru terbuka.

Kepala Sekolah sempat menanyakan kepada beberapa guru yang mengajar di sekolah, namun tidak ada satupun mengetahui kejadian tersebut.

I Made Warnaka pun bergegas melaporkan kehilangan inventaris sekolah tersebut ke Polsek Sukasada.

Berdasarkan laporan korban, dalam tempo seminggu, Tim Unit Reskrim Polsek Sukasada berhasil melakukan penyelidikan dan terbongkar bahwa ada empat pelaku pemuda warga Dusun Lebah Siung Desa Panji Anom, yakni dua Mahasiswa Perguruan Tinggi dan dua Pelajar, di antaranya KT DONI (19) – Mahasiswa, Sugi (19)-Mahasiswa, Kadek Febri (17), dan Lepang (16)- pelajar.

Keempat pelaku dijerat pasal 363 ayat (1) angka 3, 4, 5 KUHP, mengingat seluruh unsur pasal telah terpenuhi dengan sengaja mengambil barang yang ada pada Sekolah Dasar Negeri 2 Panji Anom tanpa ijin.

Kapolsek Sukasada Kompol Nyoman Landung dikonfirmasi faktapers.id di Mapolres Buleleng, Sabtu (30/5), mengatakan, Sesuai hasil penyelidikan dari pencurian itu, didapat empat pelaku dalam pencurian di SD 2 Panji Anom, yang mana merupakan warga desa setempat.

“Dan kita amankan keempatnya di Polsek untuk menjalani proses,” jelas Kompol Nyoman Landung. des

Komentar

News Feed