oleh

Street Lion Gerebek Judi Tajen, Bobotoh Lari Kocar-Kacir

Bali, faktapers.id – Ditengah pemerintah dan aparat kepolisian sedang gencar memberikan eduksi penanangan Covid-19. Sekaligus imbauan agar masyarakat dengan tetap menjaga jarak aman (social distancing). Malah ada saja oknum bobotoh di Buleleng nekat gelar judi sabung ayam dengan cara sembunyi-sembunyi dipedesaa.

Walapun beberapa kali kepolisian gerebek lokasi di Buleleng namun para bebotoh menggelar judinya tidak memiliki rasa kapok dan seperti tidak takut akan jeratan pasal 303.

Kali ini kembali anggota polisi Polsek Kota Singaraja berhasil menggerebek judi tajen yang berada di Desa Kalibukbuk, Buleleng. Ketika dilakukan penggerebekan para bebotoh yang kala itu asik taruhan ayam aduan kocar kacir saat didatangi polisi. Bahkan mereka sampai ada yang meninggalkan sandal serta tas karung ayam aduan.

Lokasi sabu ayam berada tersebut berada dilahan kosong yang jauh dari rumah-rumah penduduk. Agar tak terlihat oleh warga desa dan jauh dari pantauan aparat kepolisian.

Kapolsek Kota Singaraja I Gusti Ngurah Yudistira yang dikonfirmasi Fakta membenarkan anggotanya telah melakukan penggerebekan sabung ayam tersebut. Sayangnya para pelaku berhasil melarikan diri.

“Kami datangi lokasi arena sabung di Desa Kalibukbuk, para pelaku langsung kabur. Ada yang sampai meninggalkan karung tempat sabung ayam di lokasi tajen,” ungkapnya.

Kompol Yudistira menambahkan, para pemain sabung saat ini cukup lihai mereka sudah tak bermain di daerah perkotaan. Karena tahu, cukup ketat pengawasan dan penjagaan yang dilakukan dari aparat desa maupun aparat kepolisian. Justru mereka berpindah tempat ke pelosok-pelosok desa. Bahkan ada yang main di daerah perbatasan antar kecamatan dan sering kali berpindah tempat setpa harinya.

“Dari hasil penggerebekan, kami hanya menyita karung ayam dan sejumlah peralatan sabung ayam lainnya,” tandasnya.(des)

Komentar

News Feed