Tolak Lockdown, Puluhan Pedemo di AS Ditangkap Polisi

Tim Faktapers - Tak Berkategori
  • Bagikan
20 24 39 images

Selain di California, protes serupa juga muncul di sejumlah negara bagian AS lainnya hingga memicu beberapa wilayah melonggarkan kebijakan pembatasan pergerakan.

Meski begitu, Gubernur Newsom menuturkan California masih akan tetap menerapkan kebijakan pembatasan pergerakan sampai waktu yang belum ditentukan.

“Kita semua tidak sabar. Tapi kita harus benar-benar mempertimbangkan bagaimana kita membuka kembali perekonomian ini,” ucap Newsom.

Newsom mencatat California masih menemukan kasus Covid-19 meski tren penularan terus menurun. Sejauh ini, negara bagian itu mencatat lebih dari 50 ribu kasus corona dengan 2.000 kematian.

“Kita bisa mengacaukan semua ini dengan membuat keputusan yang buruk. Semua ini berhasil karena orang-orang telah melakukan pekerjaan luar biasa terutama terkait menjaga jarak fisik di antara mereka,” ujar Newsom.

Demo menentang kebijakan pembatasan pergerakan juga sempat terjadi di North Carolina. Sekitar 200 orang berunjuk rasa di pusat kota Raleigh untuk memprotes kebijakan penguncian wilayah ataulockdown pada Selasa pekan ini.

Para pedemo menyerukan perintah tinggal di rumah yang dikeluarkan Gubernur Roy Cooper dicabut. Rencananya penguncian wilayah itu berlaku hingga 8 Mei.

Tak lama, pemimpin kelompok anti-lockdown di wilayah itu, Audrey Whitlock, dilaporkan terinfeksi virus corona dan diwajibkan untuk menjalani karantina. (uaa)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *