oleh

Usai Libur Lebaran, Kolinlamil Laksanakan Apel Khusus Sesuai Protokol Kesehatan Covid-19

Jakarta, faktapers.id – Tradisi saat Hari Raya Idul Fitri di Indonesia salah satunya adalah acara halal bihalal atau bermaaf – maafan. Masyarakat memanfaatkan momen tersebut untuk bersilaturahmi dan saling memaafkan. Sayangnya, tradisi halal bihalal mungkin tidak bisa dirasakan pada Idul Fitri tahun ini karena imbas dari pandemi virus corona. Hal itu terkait dengan aturan pemerintah yang melarang warga untuk mengadakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan.

Seperti juga yang dilakukan jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil). Halal bihalal yang dilakukan pada 3 Syawal 1441 Hijriyah ini dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Usai apel khusus yang dipimpin Asisten Personel (Aspers) Panglima Kolinlamil Kolonel Laut (P) Hery Winarno, S.E., perwakilan prajurit Kolinlamil secara bergantian dengan jarak 2 meter dan menggunakan masker berhalal bihalal dengan Panglima Kolinlamil yang diikuti Ketua PG Jalasenastri Kolinlamil, Kepala Staf Kolinlamil dan para pejabat utama Kolinlamil.

Secara berurutan perwakilan Perwira, bintara, tamtama dan PNS bermaaf-maafan dengan tidak bersalaman secara langsung, namun tetap dengan dua tangan menunjukan secara simbolis tanda salam.

Sesuai dengan aturan pemerintah tentang tata cara halal bihalal saat pandemik covid 19 adalah dengan tidak bersalam-salaman secara langsung, menjaga jarak, menggunakan masker dan tidak mengadakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa.

Kementerian Agama pun telah merilis aturan pelaksanaan Lebaran melalui Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Tengah Pandemi Covid-19. Namun demikian perayaan Idul Fitri 1441 H atau lebaran 2020 tetap bisa disiasati dengan menggelar secara virtual atau video conference.

Usai bersalaman berjarak secara simbolis, dalam sambutannya Panglima Kolinlamil menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah kepada seluruh prajurit Kolinlamil, sebagaimana telah menjadi kebiasaan budaya kita pada hari Raya Idul Fitri adalah melakukan Halal Bihalal atau bermaaf-maafan baik secara pribadi maupun berkelompok, meskipun pada kesempatan tahun ini terasa berbeda dengan situasi yang mengharuskan semua menjaga jarak dalam berhalal-bihalal dan bersalam-salaman.

“Suasana yang beda pada Idul Fitri kali ini harus kita pahami dan terima keadaannya, bagi yang tidak mudik harus bersabar dikarenakan kita harus menjaga dengan ikhlas demi keselamatan dan kesehatan kita semua. Ada saatnya semua akan kembali normal seperti sedia kala. Untuk itu mari kita ikuti semua aturan yang telah ditetapkan pemerintah pada masa pandemik corona ini” ujar Panglima berharap. Han

Komentar

News Feed