oleh

Sentil Kasus Novel Baswedan, Komika Bintang Emon Diserang Buzzer

Jakarta, faktapers.id – Nama komika Bintang Emon mendadak viral di linimasa, Twitter. Warganet meradang lantaran Bintang Emon diserang buzzer usai melontarkan kritik terhadap kasus Novel Baswedan.

Hasil pantauan faktapers.id, kata kunci Bintang Emon bahkan menjadi trending topic Twitter pada Selasa (15/6) pagi.

Tercatat hingga pukul 07.50 WIB, ada lebih dari 45 ribu cuitan yang menggaungkan nama Bintang Emon.

Setelah ditelusuri lebih jauh, terdapat jejak digital yang diklaim merupakan bentuk serangan buzzer kepada Bintang Emon.

Salah satunya yang menuding Bintang Emon menggunakan obat terlarang hingga membuatnya gelisah.

“Bro Emon mulai gelisah, takut dites oleh aparat. Jangan pakai sabu bro kalau mau buat doping…masa depanmu menjadi taruhan. @bintangemon. #GakSengaja #NovelBaswedan Gak Sengaja,” tulis akun @LintangHanita.

Cuitan itu kemudian disertai meme wajah Bintang Emon yang bertuliskan “Terungkap Gusti Bintang Emon ketagihan sabu-sabu”.

Tak ayal serangan tersebut memancing kemarahan warganet, termasuk sederet rekan seprofesi Bintang Emon.

Mereka berbondong-bondong memberikan dukungan kepada komika yang dikenal dengan konten video Dewan Perwakilan Omel-omel (DPO) tersebut.

Sebelumnya, Bintang Emon mengungkapkan keheranan soal kasus Novel Baswedan karena kedua penyerang disebut tidak sengaja menyiram air keras ke kepala penyidik senior KPK itu.

“katanya nggak sengaja, tapibumi. Gravitasi pasti ke bawah. Nyiram badan nggak mungkin meleset ke muka, kecuali pak Novel Baswedan emang jalannya handstand, bisa lu protes,” ujar Bintang Emon seperti dilihat faktapers.id, Sabtu (13/6).

“Pak hakim, saya niatnya nyirem badan. Cuma gegara dia jalannya betingkah, jadi kena muka’ Bisa, masuk akal,” lanjutnya.

Dalam tuntutan kepada penyerang Novel, jaksa menyebut keduanya hanya ingin memberi pelajaran ke Novel dengan penyiraman air keras ke badan. Namun, ternyata air keras itu mengenai kepala dan menyebabkan kerusakan pada mata Novel Baswedan.

“Kita cek, yang kagak normal cara jalannya Lak Novel Baswedan atau hukuman buat kasusnya?,” tutur Bintang Emon.

“Katanya cuma buat kasih pelajaran. Bos, lu kalo mau kasih pelajaran, pak Novel Baswedan jalan lu pepet. Terus bisikin ‘eh tau nggak kita punya grup yang nggak ada lunya lo’ pergi. Nah pasti insecure tuh, ‘salah gue apa ya?’ Introspeksi pak Novel, pelajaran jatohnya. Nah aer keras mah dari namanya juga keras, kekerasan. Nggak mungkin keaeran,” sambungnya. (Uaa)

Komentar

News Feed