Rabu, Maret 3, 2021
Beranda Ditutup Sementara, Pasar Sunter Podomoro Disterilisasi
Array

Ditutup Sementara, Pasar Sunter Podomoro Disterilisasi

Jakarta, faktapers.id – Pemerintah kota Administrasi Jakarta Utara menyerahkan dengan Perumda Pasar Jaya ditutup sementara Pasar Sunter Podomoro, Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok. Penutupan dilakukan dalam upaya sterilisasi dengan cairan disinfektan sebagai langkah perpindahan distribusi penyakit virus corona (Covid-19).

Sekretaris Kecamatan Tanjung Priok, Raviandri mengatakan, Pasar Sunter Podomoro ditutup sementara selama tiga hari ke depan sejak Jumat (10/7) hingga Minggu (12/7) mendatang. Selama penutupan, seluruh area pasar disterilisasi dengan cairan disinfektan sebagai langkah penggantian Covid-19.

“Pasar ini (Sunter Podomoro) sesuai kesepakatan kami tutup sementara selama tiga hari. Selama tiga hari itu, kami akan melakukan sterilisasi dengan cairan disinfektan,” kata Raviandri saat ditemui di Pasar Sunter Podomoro, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (10/7).

Pasca penutupan pasar sementara, dipastikannya pengawasan protokol kesehatan dengan penerapan 3M (persiapan tangan, menggunakan masker, dan kendali jarak) lebih diperketat. Petugas gabungan mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan, Perumda Pasar Jaya, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan masyarakat tidak akan menemukan jalannya kegiatan pasar sehingga dapat meminimalisir penyebaran Covid-19.

“Jika aktivitas pasar kembali normal tentu saja pengawasan kita perketat. Memastikan langkah 3M sebagai langkah menentang Covid-19 maksimal diterapkan, ”jelasnya.

Di lokasi yang serupa, Manajer Area 13 Perumda Pasar Jaya Dicky Fajar Siddik menerangkan, menutup semantara Pasar Sunter Podomoro dipindahkan pada Surat Edaran Area 13 Pasar Jaya Nomor 028/SE /2020. Surat edaran ini pun dipastikan sudah disosialisasikan ke seluruh pedagang agar meniadakan perdagangan selama tiga hari ke depan.

“Hari ini kami melaksanakan tugas kerja sebelum penyemprotan cairan disinfektan yang dilakukan besok. Seluruh pedagang mempertimbangkan dan tidak melakukan aktivitas jual-beli selama tiga hari ke depan, ”terangnya.

Terkait surat edaran tersebut, Lurah Sunter Agung Danang Wijanarka menyetujui turut disosialisasikan kepada 20 pengurus Rukun Warga (RW). Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat berhasil menyelesaikan sementara Pasar berjalan efektif demi mencegah penyebaran Covid-19.

“Sebelum dilakukan pertemuan pasar (Pasar Podomoro) kami harus menggelar rapat di kantor kelurahan. Kami juga telah menerbitkan surat edaran penutupan Pasar Sunter Podomoro itu untuk para RT / RW agar mereka dapat mengatasi dan mencegah sterilisasi ini dapat maksimal dalam memutus mata rantai distribusi Covid-19, ”tegasnya.

Sebelumnya, tes cepat (tes rappid) dan Swab telah dilakukan untuk semua pedagang di Pasar Sunter Podomor, Selasa (30/6) lalu. Hasil tes menyatakan seorang pedagang pasar terpapar Covid-19 dan saat ini telah menyetujui proses pemulihan dengan cara isolasi mandiri. (Tajuli)

Most Popular

Recent Comments