oleh

Soal Perampingan 96 LN, MPR: Berikan Kesempatan Kepada Pimpinan Berkinerja Tidak Maksimal

Jakarta, faktapers.id – Dengan dasar alasan berkinerja tidak maksimal, pemerintah berencana bakal merampingkan puluhan lembaga negara (LN). Menyoal hal itu Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mendorong pemerintah agar melakukan berbagai pertimbangan.

“Sehubungan dengan rencana pemerintah yang akan melakukan perampingan 96 lembaga negara dengan pertimbangan lembaga tersebut tidak bekerja secara efektif maupun produktif, saya mendorong sebelum dilaksanakan, lakukan kajian kompetensi dengan analisa,” ujar legislator Golkar yang akrab disapa Bamsoet itu di Jakarta, Rabu (8/7).

Menurut Bamsoet, dengan analisa jabatan putusan yang diambil mengenai perampingan/pembubaran LN dilakukan sudah berdasarkan kajian yang komprehensif.

“Mendorong Kemenpan-RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) terlebih dahulu mengevaluasi lembaga-lembaga maupun komisi yang urgensinya belum maksimal,” serunya.

Sehingga, sambung Bamsoet,  Kemenpan-RB memiliki parameter untuk menentukan lembaga yang dapat dibubarkan, di-merger maupun yang tetap dilanjutkan.

“Mendorong Kemenpan-RB memberikan kesempatan kepada pimpinan 96 Lembaga Negara yang dianggap kinerjanya tidak maksimal,” lanjutnya.

Bamsoet menegaskan, hal itu untuk menjelaskan kondisi sebenarnya agar putusan yang diambil dapat diterima semua pihak. “Mendorong Kemenpan-RB untuk mempertimbangkan nasib pegawai yang lembaga tempatnya bekerja dilakukan perampingan, mengingat kondisi saat ini cukup berat ditengah pademi Covid-19,” lanjutnya. (OSS)

Komentar

News Feed