oleh

Gubernur Bali Melaksanakan Ground Breaking Pembangunan Bendungan Tamblang Buleleng

Buleleng – Bali, Faktapers.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Wilayah Sungai Bali-Penida melakukan Pelaksanaan Ground Breaking pada Pembangunan Bendungan Tamblang, Desa Sawan, Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng.

Pembangunan Bendungan Tamblang merupakan salah satu dari 65 bendungan yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menjadi salah satu prioritas dari Program Nawa Cita Presiden Joko Widodo.

Maksud dan Tujuan dari Pembangunan Bendungan Tamblang yaitu menambah cadangan air dalam suatu tampungan (waduk) untuk mengatasi kekeringan dan pengendalian banjir. Untuk memenuhi Air Irigasi D.I Bungkulan dan D.I Bulian seluas 588 Ha, menyediakan Kebutuhan Air Baku 510 lt/detik, enambah Cadangan Listrik (PLTM) 0,538MW (2x269kW)  serta Sebagai Pengendali Banjir, Konservasi dan Kawasan Wisata.

Dalam sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan  bahwa dalam menata pembangunan Bali secara fundamental dan komprehensif sesuai Visi : Nangun Sat Kerthi Loka Bali, pembangunan bendungan merupakan penunjang 5 Bidang Prioritas Pembangunan Bali dan kedepannya, akan terus dibutuhkan di Provinsi Bali mengingat kebutuhan akan air terus meningkat dari tahun ke tahun baik untuk irigasi, penyediaan air baku serta menunjang pengembangan kawasan – kawasan strategis. seperti kawasan pariwisata yang ada di Bali.

“Namun dalam mewujudkan pembangunan dan pengelolaan bendungan yang berkelanjutan, tentunya harus dilakukan melalui kolaborasi dan sinergi yang solid antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Pemerintah Provinsi serta Pemerintah Kab/Kota terutama dalam penyelesaian bendungan agar dapat sesuai rencana dan mencapai manfaat yang dirasakan masyarakat,”  ungkap Gubernur Wayan.

Sedangkan Kepala Balai Wilayah Sungai Bali – Penida mengutarakan bahwa Bendungan yang memiliki kapasitas tampungan 7,6 juta meter kubik Progress pekerjaan sampai saat ini sudah mencapai hingga 21,03 % direncanakan Pekerjaan ini akan selesai pada Tahun 2022.

Dikatakannya Bendungan Tamblang adalah bendungan tipe Rock Fill dam dengan Inti Tegak memiliki panjang puncak 260 meter, lebar puncak 12 meter yang sumber airnya berasal dari Tukad Daya. Bendungan juga dilengkapi terowongan pengelak tipe tunnel tapal kuda dengan diameter 4,50 meter yang berfungsi untuk pengelakan air saat pengerjaan Bendungan Utama

“Pembangunannya dikerjakan oleh PT PP- Adijaya (KSO) dengan kontrak senilai Rp 769 miliar. Bendungan yang mulai dibangun Desember 2018 tersebut membutuhkan total rencana pembebasan lahan pembangunan Bendungan yang seluas 73 hektar yang terdiri dari 213 bidang di 4 desa yaitu  Desa Bila , Desa Bonting (Kecamatan Kubu tambahan), Desa sawan, dan Desa Bebetin (Kecamatan Sawan),; terangnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekda Provinsi Bali, Bupati Dan Wakil Bupati Buleleng, Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Bali, Ketua DPRD Provinsi Bali, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Kepala Dinas PUPR Provinsi Bali, serta Para Pejabat Perangkat Organisasi Daerah Provinsi Bali dan Kabupaten Buleleng. */Ans

Komentar

News Feed