oleh

PWI DKI Jaya Gelar Orientasi Wartawan Angkatan ke-6 Tahun 2020

Jakarta, faktapers.id – PWI DKI Jaya menggelar Orientasi Wartawan Angkatan ke-6 Tahun 2020. Sebanyak 23 peserta wartawan dari berbagai media massa, baik cetak maupun online mengikuti kegiatan orientasi ke-6/2020 yang diadakan oleh Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya periode 2019 – 2024 yang diketuai Sayid Iskandarsyah.

Kegiatan orientasi tersebut berlangsung di Markas PWI Jaya, Gedung Sasana Karya Lt 9, Jalan Suryo Pranoto No. 8, Jakarta, Kamis (13/8/2020) dan dibuka oleh Ketua PWI Jaya, Sayid Iskandarsyah.

Dalam materinya Sayid Iskandarsyah menyampaikan Era digital ini wartawan dituntut kemampuan profesionalitasnya dalam menulis berita dengan baik dan benar sesuai dengan UU Pers no. 40 tahun 1999 dengan memperhatikan Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

“Kita bukan saja belajar sampai disini, setelah lulus orientasi ini maka akan mendapat kartu anggota PWI. Sebagai anggota PWI, pastinya para wartawan harus menjalankan tugas jurnalistiknya sesuai dengan peraturan UU Pokok Pers dan KEJ. Jika wartawan anggota PWI melenceng dalam melaksanakan tugasnya maka kartu PWI akan dicabut,” papar Sayid.

Dalam orientasi ini disampaikan juga soal Peraturan Dasar (PD) dan Peraturan Rumah Tangga (PRT) PWI, yang disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang Kesra PWI Jaya, Tubagus Adi.

Sedangkan UU Pers 40 tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik, Pedoman Pemberitaan Media Siber serta Peraturan Dewan Pers tentang Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA) disampaikan oleh Sekretaris I PWI Jaya Iqbal Irsyad.

Dalam menyampaikan materinya Iqbal menyampaikan materinya drngan lebih banyak berdiskusi alias tanya-jawab.

“Dalam materi ini saya lebih banyak diakusi saja agar lebih jelas dan mudah diingat, sehingga wartawan mampu berkerja sesuai dengan KEJ dan Pedoman Media Siber,” tutur Iqbal.

Sementara itu, Wakil Ketua bidang Pendidikan, PWI Jaya, Firdaus menjadi pembicara yang membahas bagaimana cara Penulisan Berita yang baik dan benar kepada peserta orientasi.

“Dalam menulis berita wartawan harus memperhatikan nilai berita, menggunakan metode piramida terbalik yang mengacu pada unsur 5W+1H. Dan usahakan dalam menulis judul itu tidak lebih dari enam kata,” pungkas Firdaus. Herry

Komentar

News Feed