oleh

Satpel TTM Sosialisasikan Penerapan Protokol Kesehatan Bidang Transportasi Publik Dalam Menghadapi Adaptasi New Normal

Cilegon, faktapers.id – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Perhubungan Darat satuan pelaksana terminal terpadu Merak (TTM), melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan di bidang transportasi publik. Dalam menghadapi adaptasi kebiasaan baru new normal, pada masa pandemi covid-19 terhadap perusahaan otobus (PO) di lingkungan terminal terpadu Merak, di ruang rapat lantai 2 BPTD Wilayah VIII Provinsi Banten, Selasa (11/08/2020).

Acara sosialisasi ini turut dihadiri oleh Dir Lantas Polda Banten yang di wakili Kasubag Renmin, Kompol Yayat, Dir Intelkam Polda Banten yang diwakili Kasubdit 2 ekonomi Kompol Amrin Siregar, dr Erfin Muhapril dari RSUD Drajat Prawiranegara Serang dan Alam Surya Wijaya koordinator satuan pelayanan terminal terpadu Merak.

Dalam sambutannya, Alam Surya Wijaya, koordinator satuan pelayanan terminal terpadu Merak, mengatakan bahwa, TTM Merak saat ini merupakan zona kuning penyebaran covid – 19, namun penyebarannya masih terkendali.

“keadaan yang sudah tergolong normal ini bisa juga akan naik ke tingkat yang lebih tinggi apabila protokol kesehatan tidak diterapkan,” kata Alam.

Dikatakan Alam, menjelang new normal atau adaptasi kebiasaan baru, TTM sudah melakukan langkah-langkah strategis sesuai dengan Protokol kesehatan yang sudah di terapkan oleh pemerintah.

“kita sudah melakukan penyemprotan desinfektan di lingkungan TTM dan mobil angkutan, mewajibkan masker dan cuci tangan termasuk phisical distancing, semua ini sudah kita terapkan jauh-jauh hari sebelum menghadapi new normal,” ungkapnya.

Kompol Yayat, Kasubag Renmin Dir Lantas Polda Banten dalam sosialisasi menghadapi kebiasaan baru ini juga menekankan, kepada pengurus dan pengemudi mobil angkutan agar selalu memperhatikan Protokol kesehatan covid-19.

“bawa sarung tangan dan masker, sediakan hand sanitizer dan selalu jaga jarak ataupun phisical distancing, jangan ragu melakukan peneguran kepada penumpang yang tidak menggunakan masker, ini demi kebaikan kita bersama,” ujarnya.

Disamping itu lanjut Yayat, semua pengurus perusahaan otobus agar selalu mengingatkan kepada sopir bus untuk selalu melengkapi surat-surat kendaraan dan kelengkapan ijin lainnya, agar nyaman dalam berkendaraan.

“saya berikan tips cara berkendaraan yang benar, pertama, melihat, mengidentifikasi, memperkirakan, mengambil keputusan dan melaksanakan keputusan, ini adalah tips sederhananya. Kalau itu sudah kita lakukan insya Allah kita selamat,” kata Kompol Yayat menjelaskan.

Sementara itu, dr Erfin Muhapril dari RSUD Drajat Prawiranegara Serang, dalam pemaparannya mengatakan bahwa yang namanya virus itu bisa berada di mana-mana, virus yang sekarang menyerang ini adalah jenis sars – cov -2 corona virus.

“awalnya virus ini di temukan di china, namun dalam waktu delapan bulan, virus ini sudah mampu menyebar ke hampir seluruh negara di dunia, begitu cepat penyebarannya sehingga di butuhkan kesadaran masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan covid-19 sesuai dengan arahan pemerintah ” kata dr Erfin Muhapril.

Dikatan dr Erfin, penularan covid-19 terjadi dari manusia ke manusia melalui droplet/mikrodoplet melalui batuk atau bersin (kontak erat).

“orang dengan daya tahan tubuh lemah lebih mudah terinfeksi, termasuk jika kita mempunyai penyakit bawaan,” ujarnya.

dr Erfin juga berpesan kepada Masyarakat agar, menghindari tempat yang ramai atau berdesakan, perhatikan etika batuk, cuci tangan setelah kontak dengan benda di lingkungan sekitar.

“ini adalah contoh protokol kesehatan di lingkungan umum, jika mengalami gejala demam, batuk tetaplah di rumah, menggunakan kendaraan umum yang berpenumpang terbatas, wajib masker, sering cuci tangan dan jaga jarak.Wajib mematuhi protokol kesehatan, disiplin adalah kunci dan berhasilnnya adaptasi ini dan keberhasilan adaptasi kebiasaan baru menentukan produktif dan aman dari covid 19,” pungkasnya.

TB Entik salah seorang peserta sosialisasi penerapan kebiasaan baru atau new normal di

TB Entik salah seorang peserta sosialisasi penerapan kebiasaan baru atau new normal di TTM Merak mengaku sangat berterima kasih atas penjelasan dari para narasumber terkait covid-19.

“Kami sebagai perwakilan dari perusahaan otobus mengucapkan terima kasih atas penjelasan dan cara memutus mata rantai penyebaran virus covid-19. Semoga sosialisasi ini bisa kita terapkan di terminal terpadu Merak,” harap TB Entik perwakilan perusahaan bus dari PO Sinar Jaya. RM

Komentar

News Feed