Rabu, Oktober 27, 2021
BerandaBaliSaatnya Buat Perubahan, Masyarakat Harus Berani Ambil Sikap Menentukan Sosok Figur Pemimpin

Saatnya Buat Perubahan, Masyarakat Harus Berani Ambil Sikap Menentukan Sosok Figur Pemimpin

Denpasar – Bali. Faktapers.id – Pasangan Calon (Paslon) Paket Amerta nomor urut 2 Gede Ngurah Ambara Putra dan Made Bagus Kertanegara bila terpilih maju menjadi Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020.

Kami berdua akan sepenuh hati mengabdikan diri buat masyarakat Kota Denpasar dengan tetap mengedepankan konsep Menyama Braya. Jika perlu kami berdua akan siap membagikan gajih yang didapat untuk masyarakat Kota Denpasar yang memang benar-benar membutuhkan.

“Ini janji kami berdua, kalau tidak bisa tercapai atau terwujud program visi-misi yang dijalani dalam kurun waktu dua tahun untuk bisa melakukan perubahan buat Kota Denpasar. Kami berdua siap akan mundur,” terang Calon Walikota Denpasar nomor urut 2 Gede Ngurah Ambara Putra, Senin (12/10).

Sementara itu Calon Wakil Walikota Denpasar Bagus Kertanegara yang akrab disapa Sting juga mengatakan sebagai seorang pengusaha, ia melihat masih banyak potensi yang bisa digali untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan. Salah satunya sebagai barometernya pariwisata.

Sebenarnya Kota Denpasar sebagai salah satu kota budaya dan seni sekaligus sebagai Pusat Pemerintahan dan perkembangan kemajuan ekonomi di Bali merupakan aset besar yang bisa ditingkatkan.

“Dengan sedikit sentuhan teknologi dan peningkatan SDM secara berkesinambungan. Saya yakin perubahan akan banyak terjadi di Kota Denpasar, dan masyarakatnya juga akan bisa lebih sejahtera kedepanya,” ucapnya.

Kemudian, Ketua tim pemenangan Paket Amerta Wayan Mariana Wandira menegaskan bahwa di Pilkada serentak 2020 ini seluruh partai pendukung akan habis-habisan berjuang memenangkan jagonya yakni Paslon Paket Amerta nomor urut 2.

“Karena saya sendiri sangat optimis, sebab Paket Amerta selain mereka berdua seorang pengusaha. Dipastikan dukungan suara juga akan mengalir nantinya, sebab mereka nantinya akan benar-benar bekerja secara nyata untuk bisa memajukan Kota Denpasar yang lebih baik lagi kedepanya,” imbuhnya.

Sembari menambahkan, hal terbukti ketika Kota Denpasar dipimpin Walikota Rai Mantra yang juga berlatar belakang pengusaha telah banyak membawa kemajuan Denpasar.

“Jadi saya optimis pasangan independen ini akan banyak memberi kemajuan saat dipercaya warga memimpin,” tambahnya.

Meski demikian, menurut Wandira kalau seorang pemimpin itu harus bisa menepati janji-janjinya saat kampanye. Kalau tidak menepati janji tentu akan diberikan sanksi atau hukuman.

Dalam Pilkada serentak 2020 di Kota Denpasar saat ini diyakini masyarakat semuanya sudah mulai cerdas dalam menentukan sosok figur pemimpin yang akan dirasakan bisa memberikan perubahan kearah yang lebih baik lagi kedepanya.

Selain itu, saat ini masyarakat Kota Denpasar sudah cerdas dalam mengambil sikap untuk menentukan calon figur mana yang dirasakan akan mampu memberikan perubahan buat Kota Denpasar.

Masyarakat sendiri harus melihat setiap latarbelakang pemimpin, kalau memang bagus lanjutkan. Jika tidak bagus jangan dipilih lagi, sebab yang memutuskan semua itu adalah masyarakat itu sendiri.*/Ans

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments