Senin, Desember 6, 2021
BerandaBaliBendesa Adat Kubutambahan Warkadea Didukung Pecalang Adat Layangkan Surat Ke Kapolres Buleleng

Bendesa Adat Kubutambahan Warkadea Didukung Pecalang Adat Layangkan Surat Ke Kapolres Buleleng

Singaraja.Bali.Faktapers.id – Bendesa Adat Kubutambahan, Buleleng Jro Pasek Ketut Warkadea menduga terjadi pelanggaran UTI yang di lakukan Doktor Sutjana Budi Staf ahli Gubernur Bali yang juga berasal dari Kubutambahan.

Atas peristiwa yang dilakukan Doktor Sutjana Budi tersebut, Jro Pasek Ketut Warkadea dimana terduga pelaku menyuruh rekanya memasah baliho pencemaran nama baik dari Ketut Warkandea pada bulan lalu. Korban melaporkan yang bersangkutan ke Reskrim Polres Buleleng sehingga Reskirm melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

Jro Pasek Ketut Warkadea yang dikonfirmasi Faktapers.id.,Jumat(11/12) di Polres Buleleng setelah melayangkan surat yang ditulis Pecalang Adat mengatakan, “ Ini proses sudah berjalan di Polres Buleleng, semoga dengan upaya penyelidikan ini dapat ditingkatkan menjadi penyidikan karena dia menuduh saya dianggap menggelapkan uang sewa kontrak lahan Duwen Pura melalui Baliho yang dipasang sehingga kami melaporkan padahal isemua ada proses tahapan yang belum dibayarkan beserta royalti dari PT.Pinang Propertindo,”ujar Warkadea.

Ia menyebutkan pihak kepolisian secara profesional menegakan supresmasi hukum sesuai koridor yang berlaku, “Kami memiliki tanggung jawab terhadap kenyamanan warga desa Kubutambahan dan kami selaku penghulu dicemarkan nama baik dan kami percaya serta yakin bahwa Polres Buleleng On The Treck Low (dijalur hukum) bagai mana menegakan supremasi hukum sebagai panglima sehingga kami tidak ragu dan yakin. Jadi apa yang dilaksanakan Polres Buleleng memiliki nilai keadilan baik bagi kami maupun masyarakat Kubutambahan dan umumnya Buleleng.Kalau itu betul melanggar hukum bertindaklah profesional,”papar Warkadia.

Sisi lain Wakradea yang telah didukung Pecalang Adat atas laporan tersebut , menduga ada keganjalan secara politis, ada oknum yang berani mencegal proses tersebut bahkan mengatas namakan pejabat di Buleleng sehingga terkesan lambat penanganan tersebut sehingga pecalang melayangkan surat kepada Kapolres Buleleng AKBP Made Sinar Subawa,”Pecalang melayangkan surat kepada Kapolres, menduga ada kekuatan non teknis terjadi, apa itu politik atau apa. Yang jelas itu menjadi pertanyaan dari pecalang dan semoga apa yang disampaikan yang bersangkutan tidak benar adanya. Pecalang hanya sebagai dukungan moral kepada Polres Buleleng,”jelasnya.

Sementara Kasat reskrim Polres Buleleng AKP Vicky Tri Harianto, S.H., S.IK., M.H seizin Kapolres Buleleng, dikonfirmasi Faktapers.id Jumat(11/12) adanya laporan masyarakat Kubutambahan, kendati telah memanggil beberapa saksi termasuk oknum yang membuat keresahan di masyarakat Kubutambahan mengatakan,” Masih dalam penyelidikan Dumas tersebut, apa anti masuk unsurnya. Tapi kita sudah periksa beberapa saksi, setelah nanti kita gelarkan dan unsurnya masuk kita tingkatkan kepenyidikan,”jelas AKP Vicky. Des

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments