Sabtu, September 18, 2021
BerandaSulawesiPersonil Polsek Bontomarannu Memasang Maklumat Kapolri Ditempat Wisata

Personil Polsek Bontomarannu Memasang Maklumat Kapolri Ditempat Wisata

Gowa, Faktapers.id -Demi mencegah penyebaran covid 19 ditempat umum, personil Polsek Bontomarannu memasang maklumat Kapolri bertempat di Wisata Kebun Dusun Pakatto Caddi Desa Pakatto Kecamatan Bontomarannu, Rabu (30/12/2020).

Kanit Intel Polsek Bontomarannu Aiptu Syahabuddin bersama KA SPKT II Polsek Bontomarannu Aiptu Mustakim melakukan pengamanan dan koordinasi dengan Fujianto pihak marketing wisata kebun untuk menerapkan protokol kesehatan dan membatasi pengunjung dimasa pandemi.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung di tempat wisata kebun pada liburan natal dan tahun baru sehingga personil Polsek Bontomarannu melakukan koordinasi dengan pengelola agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kanit Intel Polsek Bontomarannu berharap agar pengelola membatasi jumlah pengunjung dimasa pandemi covid 19 serta melarang masuk bagi pengunjung yang tidak mematuhi protokol kesehatan dengan tidak memakai masker serta menyediakan tempat cuci tangan pada loket dan menjaga jarak,” harap Aiptu Syahabuddin.

Sementara itu KA SPKT II Polsek Bontomarannu memasang maklumat Kapolri di pintu masuk atau loket tempat wisata kebun sekaligus melakukan himbauan kepada pengunjung wisata kebun untuk lebih waspada terhadap barang bawaannya, tetap mendampingi anaknya yang berada kolam kemudian tetap memakai masker dan jaga jarak,” imbau Aiptu Mustakim.

Menurut Kanit Intel Aiptu Syahabuddin dan Aiptu Mustakim bahwa sampai saat ini jumlah pengunjung wisata kebun yang berada di Desa Pakatto sudah mencapai 474 orang pengunjung sesuai dengan tiket yang habis pada loket.

Kapolsek Bontomarannu saat dikonfirmasi berharap kepada pengelola tempat wisata yang ada di Kecamatan Bontomarannu untuk tetap membatasi jumlah pengunjung dan tetap menerapkan protokol kesehatan namun apabila ada pengelola tempat wisata yang melanggar kami tidak akan segan untuk memanggil pengelola dan menutup tempat wisata tersebut,” tegas Iptu H Yuniarso. Kartia

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments