Minggu, September 26, 2021
BerandaLurah Senen Mediasi Opang dan Ojol Buat Kesepakatan Areal Kerja
Array

Lurah Senen Mediasi Opang dan Ojol Buat Kesepakatan Areal Kerja

Jakarta, faktapers.id – Kepala Kantor Kelurahan Senen, Sauri bersama pihak kepolisian, TNI, Dishub dan keamanan kawasan Stasiun Pasar Senen memediasi antar Ojek pangkalan (Opang) dan ojek online (Ojol) membuat beberapa poin kesepakatan.

Kesepakatan bersama ini ditandatangani oleh masing-masing pihak untuk menghindari konflik dan perselisihan dalan mencari penumpang di area Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Kesepakatan ini dibuat berdasarkan musyawarah di lantai 3, Ruang Pertemuan Kantor Kelurahan Senen, Jakarta Pusat Rabu, (14/1/2021).

Selain Lurah Sauri, dalam musyawarah itu juga dihadiri oleh, Babinsa 1 Koramil 03, Senen, Rubianto, Bhabinkamtibmas Polsek Senen, Marzuki, Kasatpel Dishub Kecamatan Senen, Firdaus, Danru Polsuska KAI Senen, Santoso, Perwakilan Management Gojek, Perwakilan Managemen Grab, Paguyuban Online Senen Bersatu (OSB), dan Pengurus Ojek Pangkalan.

Lurah Senen, Sauri mengatakan, beberapa poin kesepakatan yang telah dibuat tak lain adalah untuk kemaslahatan bersama. Sehingga kesepakatan itu wajib ditaati dan dijalankan tanpa terkecuali.

Menurut Sauri, kemajuan teknologi tidak bisa dihindari. Sehingga sekarang tak hanya opang tapi ada ojol yang juga mencari rezeki di kawasan Senen.

Namun Sauri berharap, antara Opang dan Ojol khususnya di wilayah Stasiun Pasar Senen bisa berdampingan.

“Perjanjian dan kesepakatan harus ditaati bersama. Hal ini tidak ada artinya kalau tidak disosialisasikan dengan baik. Sehingga tidak ada keributan atau konflik sosial di masyarakat,” papar Sauri.

Sementara itu, Babinsa 1 Koramil 03, Senen, Rubianto mengatakan kawasan Senen khususnya di wilayah Stasiun Pasar Senen ingin memastikan agar tidak ada konflik sosial yang meluas akibat konflik ojek pangkalan dan online. Ia berharap aktivitas dua kelompok ini kembali normal.

“Silahkan ditaati bersama. Tak boleh ada yang melanggar lagi ya. Kalau masih ribut akan kita proses secara hukum yang berlaku,” tegasnya.

Menurut Rubianto, kesepakatan ini dibuat supaya tercipta kebersamaan dan ketertiban umum sehingga tak ada lagi masing-masing pihak yang dirugikan.

Berikut beberapa poin kesepakatan antara ojek pangkalan dan ojek online di Kawasan Stasiun Pasar Senen:

1. Ojek Pangkalan tidak boleh memakai atribut ojek online.

2. Ojek online (Khusus Grab) tidak boleh menggunakan fasilitas Grab Now.

3. Ojek Online menempati wilayah parkiran motor di depan Kolam Renang Gelanggang Olah Raga Senen.

4. Ojek Pangkalan tidak boleh masuk kawasan stasiun. Hanya boleh ambil penumpang sampai batas di depan tulisan Stasiun Pasar Senen warna putih.

Dari kesepakatan tersebut, apabila terjadi perselisihan antara mitra ojek online dengan ojek pangkalan maka Lurah Senen dan tiga pilar kelurahan Senen mengharapkan agar perselisihan tersebut diselesaikan secara musyawarah dan mufakat. Her

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments