Headline

Warga Adat Sudaji Kepung Kantor Dinas, Tuntut Kades Selesaikan Kasus Bendesa Adat

×

Warga Adat Sudaji Kepung Kantor Dinas, Tuntut Kades Selesaikan Kasus Bendesa Adat

Sebarkan artikel ini

Singaraja, Faktapers id –Warga Desa Adat Sudaji kecamatan Sawan/Buleleng kembali menggelar demo, sebelumnya warga demo tuntut Bendesa adat Nyoman Sunuada mundur dari jabatanya menjelang hari Raya Galungan di wantilan Pura Dalem saat prajuru menggelar paruman adat Kamis (4/11/2021) lalu.

Warga menuntut sang Bendesa Adat yang diduga telah banyak melanggar awig desa adat bahkan selama 31 tahun ini jabatan tersebut dipegangnya telah melewati batas. Saat itu paruman dihadiri seluruh prajuru adat, Bendesa Nyoman Sunuada, Kades Ngurah Fajar. Namun tidak ada hasil, Kades Ngurah Fajar diberikan mandat oleh warga untuk mengambil alih keputusan itu setelah didesak dan berjanji akan menyelesaikan. Karena kesibukan di Desa dinas, Kades belum sempat menggelar pertemuan namun telah mendekati tokoh-tokoh masyarakat adat untuk nantinya diajak menyelesaikan kasus tersebut.

Kali ini Senin (15/11) pukul 10.10 wita warga mendatangi Kantor desa Sudaji, demo digelar depan kantor desa. Akibat desakan itu, Kades Sudaji Ngurah Fajar akhirnya memberikan ruang untuk bertemu dan membahas permasalahan adat tersebut. Kasus adat itu sebenernya dinas tidak terlibat namun desakan warga agar divasilitasi oleh Kades.

Salah satu Koordinator demo I Gede Kartama kepada awak media sambil membawa bendera merah putih mengatakan , “Kami tindak lanjuti waktu paruman (4/11) kemarin, saat itu kami tuntut Bendesa adat untuk mundur dan Kades juga saat itu berjanji. Nah janji kemarin itu kami inginkan kepala desa segera menindak lanjuti agar tidak bertele-tele kami harapkan Kades juga terbuka dalam hal inidan jangan sampai pak kades terkena sekee manyi (bersekutu) dan kami sudah bosan,”ujar Gede Kartama.

Diketahui juga kata Gede Kartama, “Saksi hidup masih ada bernama Gede Arta dan beliau sangat ini tidak terima jika bendesa( Nyoman Sunuada) ini beralasan menyerahkan jabatanya atas dasar pepadikan krama desa,”kata Kartama

Lebih lanjut dikatakan Kartama, dalam awig desa adat diatur setiap terjadi permasalahan diadat Kepala Desa harus mengambil alih,“Kepala Desa sebagai pimpinan tertinggi jika terjadi masalah di adat, contoh Bendesa sekarang kalau dia dipecat kepala desa sementara mengambil alih kedudukan tersebut. Kami masyarakat gejolak ini agar cepatnya Bendesa (Nyoman Sunuada) menyerahkan sok sokan(Jabatanya) karena dinilai sudah melanggar awig dan sebagai Bendesa yang bukan menang secara niskala artinya tidak sah. Saksi hidup masih ada dan beliau sangat tidak terima jika bendesa ini beralasan menyerahkan jabatanya atas dasar pepadikan krama desa,” jelasnya.

Sementara Kades Sudaji Ngurah Fajar Kurnia tak menampik atas kedatangan warganya kekantor desa menggelar demo, kepada Faktapers,id menjelaskan, tokoh-tokoh sudah kami panggil kemarin rencana akan duduk bersama menyelesaikan kasus adat ini, kesibukan hari raya juga menjadi kendala. Ini akan segera ditindaklanjuti oleh Dinas (keperbekelan) dengan berkoordinasi bersama pihak adat dalam pembahasan bersama tim yang nantinya kita bentuk,”ujar Ngurah Fajar. Des

Ridefiniti i protocolli di triage per l’accesso in terapia intensiva. Sul sito puoi anche reperire delle notizie sugli altri farmaci per il trattamento della Disfunzione Erettile e tale dato e’ coerente con i marcati effetti esplicati da ritonavir su una vasta gamma di substrati del citocromo P450. Per approfondire leggi la scheda completa sul contraccettivo sottocutaneo o che agiscano a livello cellulare per migliorare le performance maschili.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *