Selasa, Juni 15, 2021
BerandaDKI JakartaLPAI Sambut Kepulangan Anak Korban Eksploitasi dari BRSAMPK Handayani

LPAI Sambut Kepulangan Anak Korban Eksploitasi dari BRSAMPK Handayani

Jakarta, Faktapers.id – Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) terus melakukan pendampingan terhadap sejumlah anak korban tindakan eksploitasi dan prostitusi anak dibawah umur yang berhasil diungkap dan diamankan oleh Polsek Tanjung Priok pada 27 Januari 2021 lalu.

Atas rekomendasi LPAI, ke empat korban tersebut telah mendapatkan rehabilitasi secara paripurna di Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Handayani selama 3 minggu agar dapat memberikan dampak baik bagi pemulihan kondisi fisik dan psikis anak pasca kejadian tersebut. Kini ke empat korban akan dikembalikan ke orang tua masing-masing.

Kepulangan para korban, disambut Ketua Umum LPAI, Dr. Seto Mulyadi, Psi., M.Si dan Sekretaris Jenderal LPAI Henny Adi Hermanoe yang turut datang ke BRSAMPK Handayani di Jalan P.P.A RT 6 RW 1, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.

Dari peristiwa ini, Dr. Seto Mulyadi yang akrab disapa Kak Seto ini berpesan pada korban agar tidak putus asa, jangan pernah merasa dunia ini tertutup atau gagal dan tak bisa bergerak. Sebab dalam kehidupan ini tetap masih banyak harapan untuk meraih masa depan yang lebih baik. Karena menurut Kak Seto, hal yang terpenting adalah harus ada kemauan tinggi, kerja keras, berfikir cerdas, terus belajar, jangan cepat berpuas diri dan harus bisa bekerjasama dalam kebaikan.

“Jangan pernah merasa dunia ini tertutup atau gagal dan tak bisa bergerak. Masih banyak harapan untuk meraih masa depan yang lebih baik. Hal terpenting adalah harus ada kemauan tinggi, kerja keras, berfikir cerdas, terus belajar, jangan cepat berpuas diri dan harus bisa bekerjasama dalam kebaikan. Kami dari LPAI akan terus mendampingi adik-adik semua. Kalau ada apa-apa silahkan hubungin Kak Henny atau saya,” papar Kak Seto di BRSAMPK Handayani di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis, (18/02/2021).

Ditempat yang sama, Sekjen LPAI, Henny Adi Hermanoe bersyukur bahwa adik-adik telah selesai menjalankan rehabilitasi mulai dari fisik, psikis, sosial dan spiritual. Sehingga anak-anak juga sudah rajin sholat dan ikut pengajian yang sebenarnya.

“Syukur, Alhamdulillah, mudah-mudahan pengalaman disini dapat membuat adik-adik bisa terus berjuang lagi untuk kehidupan kedepannya. Menjadi pelajar-pelajar yang berprestasi dan membanggakan bagi orangtua. Insyaa Allah, tidak akan terjerumus lagu dalam tipu muslihat orang yang akan memanfaatkan kita, karena ketidaktahuan dan kepolosan adik-adik.” pesan Kak Henny.

Sementara itu, perwakilan dari pihak kepolisian, IPDA Dodi mengatakan bahwa adik-adik harus semangat dan kembali ke jalan yang benar dan jangan patah semangat atau frustasi karena adik-adik sangat bisa untuk terus berprestasi dan mengejar dan meraih masa depan yang lebih baik.

“Kalian (adik-adik) akan digunakan Tuhan, harus segera kembali kejalan yang benar, jangan frustasi dan terus berprestasi untuk masa depan,” himbau Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok.

Dalam audiensi tersebut, Ketua Umum dan Sekjen LPAI mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi atas pelayanan yang telah diberikan oleh BRSAMPK Handayani untuk melakukan rehabiltasi baik secara fisik, psikologis serta sosial kepada korban yang masih anak-anak tersebut.

Tak hanya itu, LPAI juga berterima kasih dan mengapresiasi langkah tegas yang telah dilakukan Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan, S.H., S.I.K., M.H., Kapolsek Tanjung Priok Kompol Hadi Suripto, S.H., dan Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, AKP Paksi Eka Saputra, S.I.P., S.I.K., M.M beserta seluruh jajaran yang telah memberantas tindak kejahatan yang meresahkan serta merugikan masyarakat khususnya pada anak-anak dengan harapan kasus eksploitasi terhadap anak dibawah umur ini dapat terus ditangani secara serius dan tuntas oleh pihak kepolisian khususnya Polres Jakarta Utara dan Polsek Tanjung Priok agar tidak lagi terjadi hal yang serupa pada anak-anak lainnya. Her

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments