Selasa, September 21, 2021
BerandaDaerahPesan Bupati Melawi kepada 72 Kepala Desa Saat Membuka Bimtek.

Pesan Bupati Melawi kepada 72 Kepala Desa Saat Membuka Bimtek.

 

Melawi,Faktapers.id – Dalam rangka meningkatkan kompetensi dalam pendalaman tugas, fungsi, serta tanggung jawab Kepala Desa, Pemerintah Kabupaten Melawi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menyelenggarakan bimbingan teknis kepada 72 orang Kepala Desa Se-Kabupaten Melawi, Jumat (26/03/2021).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, dan dihadiri juga oleh Narasumber dari Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, Rahayu Ningsih, Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua GOW Kabupaten Melawi, Kepala Bagian Hukum dan Ham Setda Kabupaten Melawi, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Melawi, serta Camat.

Sekretaris Utama Lembaga Pengembangan Manajemen Pemerintahan(LPMP), Dr. Ahmad Yani, SE.,M.Si melaporkan bahwa Bimtek diikuti oleh 72 orang Kades yang berasal dari Kecamatan Ella Hilir 19 orang, Kecamatan Menukung 20 orang, Kecamatan Nanga Pinoh 16 orang, Kecamatan Sokan 8 orang, Kecamatan Tanah Pinoh 8 orang, dan Kecamatan Tanah Pinoh Barat 1 orang.

Ahmad Yani juga mengungkapkan Bahwa Bimtek ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan wawasan dan pengetahuan bagi kepala desa untuk mendalami tugas, fungsi, tanggung jawab, serta pengelolaan pemerintahan Desa.

Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa dalam sambutannya mengharapkan bimbingan teknis tidak hanya menjadi kegiatan seremonial saja, Dan meminta para kepala desa untuk mengikuti bimbingan teknis dengan serius karena menurutnya tujuan bimtek Adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan memenuhi kebutuhan SDM aparatur dalam penyelenggaraan pemerintahan Desa.

“Bimbingan teknis ini merupakan langkah awal bagi 111 kepala desa yang baru dilantik tanggal 3 Maret 2021 yang lalu untuk bisa mengetahui dan mendalami tugas, fungsi, kewajiban, hak, kewenangan, serta sanksi kepala desa. Oleh karena itu saya minta para kepala desa untuk serius mengikuti bimtek ini”, ungkapnya.

Bupati Melawi juga meminta para kepala desa untuk dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, mengelola Dana Desa untuk kesejahteraan masyarakat, dan mendata asset desa.

“Karena Keberhasilan dan kegagalan penyelenggaraan pemerintahan desa akan dinilai dari kegiatan pemberian pelayanan kepada masyarakat, jadikanlah pelayanan kepada masyarakat sebagai kewajiban saudara, karena jabatan adalah pengabdian dan amanah.

Pada kesempatan ini juga saya meminta agar para kepala desa menjalankan tugas dan fungsi nya Selalu berpedoman pada peraturan perundang-undangan tentang pemerintah desa, serta selalu berkoordinasi dan menjalin komunikasi yang baik dengan Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kecamatan, Lembaga-Lembaga Desa, termasuk dengan tokoh masyarakat.

Bupati juga menegaskan Semua Kebijakan haruslah berpedoman pada peraturan perundang-undangan Sesuai Permendagri No. 67 Tahun 2017 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa. Jika tidak menaatinya bisa mendapatkan sanksi sesuai Surat Edaran Mendagri Nomor 141/4268/SJ tentang pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintah desa”, tegasnya.

Selain itu H. Dadi mengingatkan terkait penanganan Covid-19 di daerah khususnya di desa, serta program kerja desa yang harus mempedoman dan disinergikan dengan RPJMD Kabupaten Melawi.Dan ada 8 % dana desa yang harus dialokasikan untuk penanganan Covid-19 di desa, Sehingga pelaksanaannya harus bisa diasistensi oleh pihak kecamatan serta didampingi oleh Inspektorat dan APIP dalam penggunaannya”, tegasnya.

H.Dadi juga berkeinginan untuk mendirikan Perusahaan Daerah yang nantinya bisa bersinergi dengan BUMDES, PKK maupun GOW Kabupaten Melawi dalam pengembangannya. Selain itu dia juga berharap agar Asosisasi Pemerintahan Desa bisa kembali diaktifkan untuk menjalin komunikasi dan koordinasi antar kepala desa.Skn.Abd.

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments