Jumat, September 24, 2021
BerandaBaliSosialisasikan Seruan MDA Bali Nyepi Tahun Caka 1943, MDA Buleleng Gelar Rapat...

Sosialisasikan Seruan MDA Bali Nyepi Tahun Caka 1943, MDA Buleleng Gelar Rapat Bersama

Singaraja.Bali, Faktapers.id – Rapat Kordinasi terkait dengan Sosialisasi dan Seruan Majelis-Majelis Agama Dan Keagamaan Provinsi Bali Tahun 2021 Tentang Pelaksanaan Rangkaian Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1943.

Bertempat di Ruang Rapat Kantor Kementrian Agama Kabupaten Buleleng Rabu (3/3) bahas rangkaian perayaan Nyepi Caka 1942 di Bali.

Dihadiri Kapolres Buleleng yang diwakili Kabag Ops Polres Buleleng Kompol A.A. Wiranata Kusuma SH, MM.Dandim 1609 Buleleng yang diwakili Danramil Kota Singaraja Kapten Inf. Ketut Wayan Nada, PLT Kepala Kamenag Buleleng I Made Sarjana, Ketua MDA Kabupaten Buleleng yang diwakili oleh Wayan Susila, FKUB Kab. Buleleng, Penyelenggara Agama di Kantor Kementrian Agama Kab. Buleleng, Kordinator perwakilan Penyuluh Agama PNS dan Non PNS Buleleng.

Plt Kepala Kantor Kementrian Agama Buleleng I Made Sarjana mengatakan Rakor ini dilaksanakan dalam rangka perayaan Hari Raya Nyepi tahun Caka 1943.

“Tujuannya yaitu menindak lanjuti hasil pertemuan tokoh agama yang dilakukan di Prov. Bali pada 10 Februari 2021. Dengan adanya hasil saat itu agar di tiap-tiap kabupaten tidak/jangan lagi membuat kesepakatan-kesepakatan. Kami selaku Kamenag Kab. Buleleng ditugaskan untuk sama-sama menjaga, mengamankan, dan mensosialisasikan seruan bersama ini, “ujarnya

Isi seruan tersebut berbunyi:

1). Bagi umat Hindu dalam melaksanakan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1943 meliputi, Melis, Pengrupukan, Sipeng dan Ngembak Geni dengan khusuk sesuai pedoman PHDI.

2). Bagi penyedia jasa transportasi (darat, laut, udara) tidak beroprasi pada Minggu 14 Maret 2021 mulai pukul 06.00 s/d Senin 15 Maret 2021 pukul 06.00 wita.

3). Lembaga Pernyiaran Radio dan televisi tidak beroprasi dari hari Minggu 14 Maret 2021 mulai pukul 06.00 s/d Senin 15 Maret 2021 pukul 06.00 wita.

4). Provider penyedia jasa seluler dan IPTV untuk mematikan data seluler (Internet) dari hari Minggu 14 Maret 2021 mulai pukul 06.00 s/d Senin 15 Maret 2021 pukul 06.00 wita.

5). Masyarakat tidak diperkenankan menyalakan petasan, pengeras suara, bunyi-bunyian dan sejenisnya yang sifatnya dapat mengganggu hari Raya Nyepi.

6). Usaha penyedia jasa akomodasi dan penyedia jasa hiburan yang ada di Bali tidak diperkenankan mempromosikan usahanya dengan branding Hari Raya Suci Nyepi.

7). Karena Nyepi bertepatan dengan hari Minggu maka :a. Umat Hindu tetap melaksanakan Catur Brata Penyepian denga Hikmat dan khusyuk. b. Umat Katolik melaksanakan misa hari Sabtu tanggal 13 Maret 2021,c. Umat Kristen melaksanakan Kebhaktian di Gereja terdekat sebelum pukul 06.00 wita. d. Umat Budha melaksanakan puja bakti di kediamanan masing-masing, e. Umat Konghucu melaksanakan kebaktian di kediamanan masing-masing

Prajuru Desa Adat, Pecalang, Linmas dan Prangkat Desa/Kelurahan bertanggung jawab mengamankan Hari Raya Nyepi dengan berkordinasi dengan aparat keamanan terkait. Dan bagi umat lain wajib menjaga dan menghormati kesucian hari Raya Nyepi

Majelis-majelis Agama dan Keagamaan serta instansi terkait agar mensosialisasikan seruan ini kepada seluruh umat beragama di Bali. Semua umat beragama dalam melaksanakan peribadatan wajib mentaati protokol kesehatan.

Kabag Ops Polres Buleleng,Kompol A.A. Wiranata Kusuma seijin Kapolres Buleleng menyebutkan, “Saat pandemi ini agar kita semua dapat menjaga diri dengan mematuhi protokol kesehatan guna dapat memutus rantai penyebaran virus covid 19.

Kami TNI dan Polri membackup tenaga kesehatan dengan 3T untuk dapat mengendalikan agar penyebaran covid 19 cepat terputus. Dengan 6 M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, Mengurangi Mobilitas, Menghindari Kerumunan dan Mematuhi Aturan Pemerintah) yang harus kita lakukan bersama agar dapat terhindar dari virus ini.

Bali merupakan barometer dan menjadi contoh toleransi umat beragama. Bali menjadi atensi khusus dari Bapak Kapolda karena merupakan jantung pariwisata, kita wajib melaksanakan langkah-langkah untuk dapat mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat di masa pandemi covid 19. Agar kita semua bersinergi dengan pemerintah,”papar A.A Wiranata..

Sementara MDA Kabupate. Buleleng telah membuat surat ke tiap-tiap MDA kecamatan untuk berkoordinasi dengan Desa Adat, Pecalang, Dinas, besok ada himbauan/disiarkan dari Gubernur Bali. Untuk adanya sumbangan saat Nyepi, bendesa harus mensosialisakan bahwa hal tersebut merupakan kegiatan pidana karena hal tersebut tidak ada pertanggung jawabannya, dari MDA akan memberikan himbahuan kepada desa adat se Kabupaten Buleleng. Des

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments