Minggu, Mei 16, 2021
BerandaDKI JakartaTiga Komandan Satuan Kolinlamil Hadiri Sarasehan Bintal Fungsi Komando 2021

Tiga Komandan Satuan Kolinlamil Hadiri Sarasehan Bintal Fungsi Komando 2021

 

 

Jakarta, faktapers.id – Tiga Komandan satuan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) menghadiri sarasehan Bintal Fungsi Komando di Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (8/4).

 

Acara yang dipimpin Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono ini diikuti 62 personel, sebanyak 33 personel hadir secara tatap muka langsung dan 29 peserta lainnya secara video conference.

 

3 Komandan satuan Kolinlamil yang hadir dalam sarasehan tersebut, Komandan Denma Kolinlamil Kolonel Laut (P) Saekhul Anwar, Komandan Satlinlamil 1 Jakarta Kolonel Laut (P) Tarus Rostiyadi dan Komandan Polisi Militer Kolinlamil Letkol Laut (PM) Aman Kurniawan.

 

Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., mengatakan perkembangan teknologi informasi menyebabkan pertukaran informasi di dunia menjadi tanpa batas, situasi ini memberikan efek positif maupun negatif bagi prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL).

 

“Pembinaan mental (Bintal) prajurit yang terpadu menjadi sangat penting dalam rangka menjaga tegaknya nilai-nilai dan jati diri sebagai prajurit TNI AL dari pengaruh negatif perkembangan teknologi informasi” jelas Wakasal.

 

Kegiatan ini merupakan forum yang sangat baik dalam menghimpun berbagai gagasan dan konsep membangun komunikasi yang efektif dalam rangka mewujudkan kebijakan Kasal di bidang pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) TNI AL yang unggul guna mewujudkan TNI AL yang profesional, modern, dan tangguh.

 

Tema yang diangkat dalam kegiatan ini yakni “Membangun Komunikasi Efektif Dalam Rangka Meningkatkan Kesiapsiagaan Mental Prajurit di Satuan”.

Menurut Wakasal bahwa, efek negatif dari perkembangan teknologi di kalangan prajurit saat ini adalah penurunan sikap mental prajurit, dengan indikasi munculnya fenomena-fenomena yang menunjukan perilaku prajurit yang tidak sesuai dengan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI, dan Trisila TNI AL, seperti ketidakpuasan bawahan terhadap kebijakan atasan di medsos, desersi, sampai dengan bunuh diri di kalangan prajurit.

 

Penurunan sikap mental prajurit sebagai gangguan mental, jika dibiarkan akan berdampak pada kinerja prajurit yang pada akhirnya mengganggu kelancaran tugas TNI AL dalam menjaga kedaulatan negara.

 

Ditambahkan Wakasal, adanya penurunan sikap mental prajurit maka pembinaan mental prajurit wajib dilaksanakan secara terus-menerus dan berlanjut. Bintal prajutit sebagai upaya membangun komunikasi yang harmonis antar personel TNI AL, antar bawahan-atasan sesuai dengan hierarki.

 

Wakasal juga menghimbau kepada para Komandan/Pimpinan/Perwira atasan agar lebih meningkatkan kepedulian terhadap prajurit dengan memberikan perhatian khusus, dan melaksanakan fungsi, serta tanggungjawabnya khususnya dalam aspek pembinaan mental prajurit guna menjaga mental, sikap, dan kepribadian prajurit bawahannya agar sesuai dengan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI, dan Trisila TNI Angkatan Laut.

 

“Saya berharap kegiatan ini mendapatkan sebuah cara penerapan komunikasi yang efektif dalam pembinaan mental fungsi komando yang dapat diberlakukan di lingkungan KRI, Pangkalan TNI AL dan Satuan Marinir, sehingga terwujud prajurit TNI AL yang bermoral, militan, loyal, dan memiliki mental kuat, serta memiliki tingkat kesiapsiagaan yang tinggi,” ujar Wakasal.

 

Sementara itu narasumber yang hadir Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Koarmada I, Laksamana Pertama TNI Yayan Sofiyan, S.T., dihadiri Asops Kasal, Laksda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M., Aspotmar Kasal, Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto, Kadisbintalal, Laksma TNI Drs. Ian Heriyawan, serta para Komandan Satuan Kotama TNI AL wilayah Jakarta, dan undangan lainnya. Han

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments