Minggu, Juli 25, 2021
BerandaDKI JakartaPuskesmas Kecamatan Kebayoran Baru Jaksel Lampaui Target Vaksinasi 2.000 Suntikan per Hari

Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru Jaksel Lampaui Target Vaksinasi 2.000 Suntikan per Hari

Jakarta, faktapers.id – Untuk mengejar herd immunity (kekebalan kelompok) dan kekebalan komunal agar penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta bisa dihambat dan dikurangi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan vaksinasi Covid-19 di Ibu Kota mampu mencapai 100 ribu suntikan per hari. Dengan angka itu, Anies berharap akan ada 7,5 juta warga Jakarta yang mendapatkan vaksin hingga akhir Agustus, sebagaimana perintah Presiden Joko Widodo.

Sejalan dengan program tersebut, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Kebayoran Baru semakin menggencarkan ‘jurus’ agar taget 2000 suntikan vaksinasi setiap harinya tercapai. Dan ternyata, dengan kekompakan dan sinergi bersama jajaran nakes yang berada di seluruh wilayah Kebayoran Baru strategi tersebut membuahkan hasil. Bahkan, Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan bisa melampaui target vaksinasi 2000 suntikan per harinya.

Berdasarkan data pada Selasa, (15/6/2021), angka penyuntikan vaksinasi menyentuh 3.668 warga. Data tersebut merupakan gabungan dari seluruh puskesmas yang tersebar di wilayah Kebayoran baru Jakarta Selatan.

Kepala Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan, dr. Tresia Arthati mengatakan bahwa pencapaian target tersebut dilakukan dengan tiga cara pendaftaan. Cara pertama menurut dr. Titi, sapaan akrab dr. Tresia Arthati ini adalah pendaftaran yang dilakukan melalui jejaring tingkat kelurahan. Masing-masing pihak kelurahan akan mengirimkan daftar nama seseuai dengan kuota yang telah disepakati. Untuk cara ke dua, melalui pendaftaran online vaksin dengan alamat https://daftarvaksindki.pkmkebayoranbaru.site. Sedangkan cara ke tiga adalah dengan pendaftaran go show atau pendaftaran langsung dengan kuota harian masih tersedia.

“Kiat yang kami lakukan untuk mencapai target vaksinasi harian adalah dengan menggunakan tiga cara pendaftaran. Pendaftaran pertama dilakukan melalui jejaring tingkat kelurahan. Masing-masing pihak kelurahan akan mengirimkan daftar nama seseuai dengan kuota yang telah disepakati. Untuk cara ke dua, melalui pendaftaran online vaksin dengan alamat https://daftarvaksindki.pkmkebayoranbaru.site. Sedangkan cara ke tiga adalah dengan pendaftaran go show atau pendaftaran langsung dengan kuota harian masih tersedia. Dari ke tiga cara pendaftaran tersebut untuk eksekusi penyuntikannya dilakukan pada pos vaksin statis dan dinamis di masing-masing jaringan dan jejaring faskes yang tersebar di puskesmas Kelurahan di kecamatan Kebayoran baru dengan tempat-tempat yang sudah ditentukan,” terang dr. Titi di lantai 3, Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru Jaksel, Rabu, (16/6/2021).

Menurut dr. Titi, kuota vaksin Covid-19 yang tersedia sangat cukup. Namun jumlah kuota perhari yang diberikan sekitar 150-200 lebih dikarenakan untuk melindungi tenaga kesehatan (Nakes) dan waktu penyelenggarakan yang telah disepakati bersama. Selain itu, hal tersebut dilakukan karena program pemerintah tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

Dr. Titi menyadari bahwa keberhasilan pencapaian target angka vaksinasi per harinya diwilayah kerjanya itu dikarenakan antusias masyarakat yang cukup tinggi. Rata-rata dari masyarakat yang datang untuk vaksin membawa beberapa teman atau saudaranya. Jarang sekali masyarakat yang datang hanya sendirian. Dengan demikian, dr. Titi berharap agar Pandemi Covid-19 bisa segera berlalu, sehingga roda kehidupan kembali normal sebagaimana mestinya.

Bagi masyarakat yang sudah melakukan suntik vaksin, dr. Titi meghimbau agar masyarakat tetap mentaati dan menjalankan protokol kesehatan. Karena kewaspaadan dan menjaga kesehatan diri akan lebih baik, mencegah lebih baik daripada mengobati.

“Bagi masyarakat yang belum vaksin, jangan takut dan tidak perlu khawatir yang berlebihan. Karena dijamin oleh who dan pemerintah bahwa vaksinasi covid-19 aman dan baik untuk membentengi imunitas tubuh,” pungkas dokter berkerudung ini. Her

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments