Minggu, Juli 25, 2021
BerandaDKI JakartaSatpol PP Jakut Segel Cafe di Apartemen Laguna

Satpol PP Jakut Segel Cafe di Apartemen Laguna

Jakarta, faktapers.id – Usai viral pemberitaan keberadaan cafe plus karaoke di Apartemen Laguna, Pluit, Jakarta Utara, akhirnya ditindak dengan melakukan penyegelan 3×24 jam.

Penyegelan pada dua cafe itu dilakukan oleh Satpol PP Kota Adm Jakarta Utara didampingi Sudin Parekraf Jakut, dan Polri dan TNI, Kamis (24/6).

Penyegelan itupun tidak disaksikan oleh Lisa, owner kedua cafe tersebut. Pasalnya, saat penyegelan, kondisi cafe sedang tertutup, yang kabarnya pemilik tengah ketakutan akibat pemberitaan yang viral sejak pagi hingga sore hari.

“Saya telah memerintahkan jajaran untuk mengecek dan menyegel dua tempat usaha hiburan malam berupa cafe/karaoke di Apartemen Laguna, Penjaringan, Jakarta Utara,” kata Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, kepada wartawan, Kamis (24/6).

“Segera dicek petugas dan disegel,” ungkap Ali Maulana menambahkan.

Mengingat tingginya jumlah masyarakat yang terinfeksi COVID-19 saat ini, Wali Kota Jakut Ali Maulana Hakim pun mengaku sudah menghimbau tegas kepada seluruh jajaran SKPD dan masyarakat agar mematuhi kebijakan yang tertuang dalam PPKM Berbasis Mikro di Jakarta Utara.

Terpisah, Kasatpol PP Kota Jakut Yusuf Majid atau yang akrab disapa Yuma, menyampaikan bahwa tim dari Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kota Jakarta Utara didampingi Petugas Satpol PP Kota Jakarta Utara telah menyegel kedua tempat usaha hiburan malam yang dimaksud.

“Kami tim penindakan terpadu dari Sudin Parekraf dan PPNS Satpol PP Jakut sudah mengecek ke lokasi. Untuk sementara kedua tempat hiburan malam ini ditutup 3X24 jam. Sanksi sesuai Perda No 2 Tahun 2020,” ujar Yuma.

Dijelaskannya, tindakan penyegelan dilakukan atas pelanggaran terhadap Pergub DKI Nomor 796 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Mikro dan SK Kepala Dinas Parekraf Nomor 419 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Mikro Pada Sektor Usaha Pariwisata.

Namun terkait perizinannya, Yusuf menjelaskan pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap pengelola cafe/karaoke tersebut, karena saat di lokasi pengelola tidak ada dan tempat usaha dalam keadaan terkunci.

“Kami akan panggil pengelolanya untuk menanyakan soal perizinannya,” kata mantan Camat Pademangan ini.

Yusuf menegaskan, dalam hal penegakan Pergub DKI Nomor 796 Tahun 2021 dan SK Kadis Parekraf DKI Nomor 419 Tahun 2021, pihaknya akan melakukan operasi rutin. Hal itu juga merupakan arahan dari Wali Kota Jakarta Utara saat apel hari ini.

“Iya kita akan gelar operasi rutin. Tidak ada toleransi bagi para pelanggar PPKM Mikro sebab dapat membahayakan semua orang, apalagi ditengah lonjakan Covid-19 yang saat ini sedang mengganas di Jakarta,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Penjaringan Jakut AKBP Ardyansyah menuturkan bahwa petugas kepolisian telah membubarkan kegiatan di kedua tempat hiburan malam tersebut.

“Tadi malam (Rabu, 23/6) sudah dilakukan pembubaran dan akan diawasi apabila tempat tersebut masih melakukan aktifitas di luar waktu yang telah ditentukan. Dan soal penindakannya ada di Satpol PP,” ujarnya.

Terkait dugaan adanya oknum aparat yang terima setoran dari kedua cafe/karaoke tersebut. Ardyansyah mengatakan akan menindak tegas oknum polisi itu bila terbukti menerima setoran dari kedua tempat hiburan malam.

“Tanyakan siapa yang menerima setoran itu nanti akan kami lakukan penindakan,” tegas Ardyansyah.

Sebelumnya diberitakan, bahwa dalam praktiknya kedua tempat hiburan malam yang dikelola oleh satu pemilik tersebut membandel dan nekad beroperasi, bahkan hingga subuh.

Beredar sebuah foto chat pesan aplikasi WhatsApp di kalangan tertentu, dimana pada chat yang diduga dari pemilik kedua tempat hiburan malam itu menyebut-nyebut istilah “amplop”.

Tidak hanya itu, di dalam chat itu juga disebut sebuah nama berinisial Mar yang diduga adalah oknum polisi yang disinyalir menerima “amplop” tersebut. Kemudian ada oknum Satpol PP berinisial Su, serta dua orang lagi berinisial Sia dan Ron. Di Chat WA itu juga disebutkan Ron mengembalikan amplop tersebut. kornel

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments