Headline

Nelayan Sumaila Difasilitasi Pulang Sat Pol Air Karangasem

×

Nelayan Sumaila Difasilitasi Pulang Sat Pol Air Karangasem

Sebarkan artikel ini

Karangasem.Bali.Faktapers.id – Kasat Pol Air Polres Karangasem, AKP. I Gusti Agung Bagus Suteja, seijin Kapolres dengan berbagai kordinasi akhirnya memulangkan Nelayan asal Pulau Satanger, Sulawesi.

Sebelumnya nelayan Sumaila terdampar 15 hari hingga ditemukan nelayan dan bahkan sempat terombang-ambing di laut karena mesin perahu yang dikendarainya mengalami kerusakan di perairan Kubu Karangasem dan diselamatkan oleh I Komang Sukarta nelayan Dusun Batu Dawa Tulamben.

Kepulangan Sumaila Sikki dari Amed kekampung halamanya di Pulau Satanger, Kec Liukang Tangaya Kabupaten Pangkajene – Sulawesi Selatan yang sebelumnya Sumaila Sikki diterima dirumah I Ketut Winata Kelian Adat Batu Dawa Kelod, Desa Tulamben untuk tinggal sementara sambil mengurus kepulangannya kembali ke kampungnya.

Kasat Pol airud Polres Karangasem AKP I Gusti Agung Bagus Suteja, S.I.P., M.H., memerintahkan personelnya untuk memfasilitasinya sehingga perjalanannya kembali kekampung dapat berjalan lancar. Pihaknya juga sudah melengkapi korban dengan surat keterangan jalan sehingga dalam perjalanannya pulang dapat dibantu kelancarannya oleh pihak terkait.

Kasat Pol juga menyerahkan bantuan dana yang diberikan oleh Kanit 4 Sat Reskrim Polres Karangasem. dan untuk perjalanan Kamis (1/7) pukul 06.00 wita dan korban di antar menuju Pelabuhan Padang Bai.

Suamilo diberikan tiket Bus Rasa Sayang jurusan Sumbawa dengan KMP Muryati, tujuan pelabuhan Lembar – Sumbawa, selanjutnya korban akan menyebrang menuju ke pulau kampung halamannya di pulau Setanger yang di tempuh kurang lebih 4 Jam.

Kasat Polairud Polres Karangasem AKP Bagus Suteja, kepada Faktapers.id mengatakan,”Secara pribadi dan keanggotaan kami menyampaikan ucapan terima kasih dari bapak Sumaila Sikki kepada masyarakat dan nelayan Batu Dawa Tulamben yang sudah membantunya selama mengalami dalam musibah di perairan dan sudah mengumpulkan dana baik atas nama kelompok nelayan dan pribadi untuk bekal kepulangan. Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada kelian Banjar adat Batu dawa Kelod yang sudah memberikan tempat tinggal dan kebutuhannya selama berada Kubu, serta kepada petugas yang sudah memfasilitasi komunikasinya dengan keluarga dikampungnya,”papar Suteja.

Terkait barang-barang milik kakek Sumaila, seperti mesin yang telah rusak, kendati perahu miliknya masih utuh, korban secara iklas menyerahkan kepada Kelian adat setempat. Namun dari kepertimbangan Sumaili diberikan pengganti biaya sebesar 2 juta kendati jukung tersebut dilelang dan iklas. Pasalnya jauh dari Bali menuju Sulawesi jika peralatan miliknya dibawa kembali.

Lebih terang diungkapkan Kasat AKP Suteja,”Kami pribadi merasa kasihan terhadap kakek tersebut, kondisi sudah tua masih tetap melaut dengan semangatnya,”jelas Suteja. Des

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *