Selasa, September 28, 2021
BerandaBaliPemdes Sambangan  dan TNI-Polri Edukasi Masyarakat Diberlakukan PPKM Darurat

Pemdes Sambangan  dan TNI-Polri Edukasi Masyarakat Diberlakukan PPKM Darurat

Singaraja.Bali.Faktapers.id- Presiden Joko Widodo mengumumkan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dilakukan pada 3 Juli hingga 20 Juli 2021. Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dipercaya oleh Presiden Jokowi untuk memimpin penanganan Covid-19 di Pulau Jawa dan Bali selama masa PPKM Darurat

Hal ini juga diterapkan mulai ketingkat-tingkat Desa baik di Pulau Jawa dan Bali, seperti Babinsa Desa Sambangan (Sertu Wahyu Hidayat),Bhabinkamtibmas Desa Sambangan (Aiptu D Agus Maruto A), Kades Sambangan Nyoman Sudarsana dan anggota Linmas Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng/Bali mulai bergerak mengedukasi masyarakatnya agar memahami penerapan PPKM darurat yang mengacu dengan Intruksi Mendagri No 15 tahun 2021.

Perangkat desa dan TNI/Polri yang ditugaskan di desa tersebut Rabu (7/7) pukul 19.00 s/d 20.00 wita dilaksanakan kegiatan pembinaan dan mengedukasi masyarakat dalam operasi PPKM Darurat.

Babinsa Koramil 1609-05/Sukasada Sertu Wahyu Hidayat, seijin Danramil Kapten Arh Gede Buktiana mengungkapkan edukasi yang dilaksanakan malam ini bersama perangkat Desa Sambangan,

“Terhadap masyarakat kegiatan Satgas PPKM Darurat berupa diberikan langkah pembinaan, penyampaian himbauan tentang protokol kesehatan, melakukan peneguran langsung apabila ada yang menggunakan masker tidak sesuai ketentuan dan memberikan masker bila maskernya sudah kusam serta himbauan agar tidak berkerumun, mengingat pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam setiap beraktifitas terutama saat berada di luar rumah”, jelas Sertu Wahyu Hidayat.

Sisi lain Kades Sambangan Nyoman Sudarsana dengan penerapan PPKM darurat yang mengacu dengan Intruksi Mendagri No 15 tahun 2021, SE Gubernur dan Bupati mengatakan untuk wilayah Sambangan kami dari semenjak ada surat edaran telah lakukan itu ke masyarakat mengingat sampai tanggal 20 Juli,.

“Jadi pedagang dan masyarakat kami mohon memahami semua ini supaya kita cepat keluar dari virus ini,” harapnya  Des

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments