Senin, September 20, 2021
BerandaBali Bhakti Sosial Dandim dan Kapolres Buleleng Ke Desa Sidatapa: Tajen Berkaitan Unsur...

 Bhakti Sosial Dandim dan Kapolres Buleleng Ke Desa Sidatapa: Tajen Berkaitan Unsur Judi Akan Ditindak

Singaraja.Bali.Faktapers.id – Kendati hari minggu mestinya waktu libur para pejabat namun dimasa pandemi demi masyarakat tetap bekerja dan terbatas.

Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto, Dandim 1609/Buleleng, Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto, bersama Forkompimcam Banjar menggelar Bhakti Sosial di Wantilan Pura Bale Agung, Desa Sidetapa, Minggu (22/8/2021) pukul 10.00 wita disambut langsung oleh Perbekel dan perangkat Desa Sidetapa.

Warga pun berdatangan silih berganti, dengan penerapan prokes yang ketat dalam penyerahan paket Sembako kepada warga masyarakat untuk menerima 30 paket, terdiri dari eras 5 Kg, Mie sedap 5 buah,Gula 1 Kg, Minyak 1 liter.

Kades Sidatapa Ketut Budiasa, dalam bhakti sosial yang dilakukan langsung TNI-Polri sangat mengapresiasi,

“Kami mengucapakan banyak terima kasih banyak kepada Dandim 1609/Buleleng dan Kapolres Buleleng yang sudah meluangkan waktu datanh ke desa kami untuk melaksanakan Bakti Sosial kepada warga, kami menyadari sampai dengan saat ini bahwa masyarakat kami masih awam dan belum begitu paham dengan adanya Virus Covid-19”.

Sementara Dandim 1609/Buleleng,warga diharapkan tetap mematuhi prokes mengingak grafik virus naik turun di Bali. Bahkan masyarakat dalam penggunaan masker masih belum begitu bagus, dalam artian penggunaan masker masih asal-asalan.

“Covid 19 yang masuk di Bali ini grafiknya naik turun, kenapa demikian karna masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk melaksanakan 3 M. Virus Covid 19 Itu adalah mencari kelengahan kita, kalau kita lengah maka secara cepat virus masuk kedalam diri kita dan penyebarannya sangat cepat, saya harapkan untuk masyarakat Desa Sidetapa mau melaksanakan Tes Antigen agar kita bisa tau dan bisa untuk mencegah penularannya. Kalau kita tidak perduli kita tidak tanggungjawab dengan warga kita sendiri maka nanti akan dituntut di akhirat. Kita sebagai pemimpin jangan pernah bosan-bosan memberi tahu ke masyarakat untuk memakai masker doubel dan pemakaian yang benar untuk melindungi diri kita, untuk melindungi warga kita dan melindungi negara kita, saya minta laksanakan 3 M,” papar Windra Lisrianto,

Warga diharapkan tidak perlu takut bilamana nanti akan dilakukan Tes Antigen, dan bila terjadi hasil positif maka akan di isoter. Kendati Dandim tidak melarang warga menggelar ritual keagamaan cuman saja berpesan ,”Kalau ada kegiatan upacara agama jangan pernah lupa untuk laksanakan protokol kesehatan dan kalau bisa kurangi kerumunan / keramaian”.

Kapolres Buleleng.AKBP Andrian Pramudianto berharap dengan keindahan pemandangan alam Desa Sidetapa ini harus dibarengin dengan jiwa yang bersih. Apa yang disampaikan oleh Dandim 1609/Buleleng yaitu 3 M, contoh seperti penggunaan masker yang baik, benar dan doubel. Dikonfirmasi awak media Faktapers.id saat melaksanakan kunjunganya di wilayah Bukit Sinunggal mengayakan

Terhadap budaya Bali dalam hal ini Tajen yang kerap dilaksanakan di masa pamdemi Kapolres sangat melarang dan akan menindak tegas, tetapi budaya Bali tersebut tidak serta merta di tinggalkan. Menurutnya upacara di Bali ada yang namanya Nista, Madia, Utama. Tetapi berkaitan Tajen dengan unsur judi akan ditindak tegas,

“Tajen bagian dari upacara Adat. Tapi kalau ada unsur perjudian itu kami tindak tegas dan kita bubarkan seperti yang di Bondalem, Banjar dan tempat lainya apalagi ada unsur kriminal kami jelas melarang. Sekarang ini Pandemi karna yang namanya tajen jelas membutuhkan banyak orang, menimbulkan kerumunan, tidak mungkin pelaksanaan tajen itu dilaksanakan berdua. Mari kita bersama tetap menjaga prokes, apa yang di ucapkan Dandim tadi kami sangat mengapresiasi “ujarnya. Des

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments