Senin, Oktober 18, 2021
BerandaDaerahSidang Kasus Apartemen Tangerang, Direktur PT Mahakarya Agung Putra Dituntut 10 Tahun...

Sidang Kasus Apartemen Tangerang, Direktur PT Mahakarya Agung Putra Dituntut 10 Tahun Penjara, Denda 2 M Subsider 6 Bulan

Tangerang, faktapers.id – Jaksa Penuntut Umum Pengadilan Negeri Tangerang menyita 2 bidang tanah yang ditengarai berasal dari aliran dana PT. Mahakarya Agung Putra milik terdakwa Hendra Murdianto yang telah berpindah tangan sebelumnya. Pada Persidangan hari ini di Pengadilan Negeri Tangerang (28/09/21) Jaksa Penuntut Umum membacakan tuntutannya kepada terdakwa Hendra Murdianto yang dihadirkan dalam persidangan dengan dakwaan melanggar pasal 378 Jo pasal 64 ayat 1 KUHP juga pasal 55 ayat 1 KUHP.

Dari keterangan para saksi dan fakta di dalam persidangan terdakwa didakwa dengan dakwaan kombinasi alternatif dan komulatif untuk itu Jaksa memilih salah satu delik dakwaan yang paling tepat bagi terdakwa. Dalam hal ini JPU berpendapat terdakwa melanggar pasal 72, pasal 372 KUHP Jo Pasal 8 ayat 1 KUHP Jo 55 ayat 1 KUHP, dan pasal 3 UU RI Nomor 8 tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang.

Pada fakta persidangan terdakwa membenarkan dan mengakui identitas dirinya sesuai dengan yang tercantum dalam surat dakwaan yang dibacakan oleh Penuntut Hukum bahwa dengan sengaja memiliki sesuatu benda yang di milik orang lain menguasai benda yang bukan haknya.

Dari Keterangan fakta dan bukti persidangan, Jaksa Esti Alda Putri SH MH mendakwa Hendra alias Hendra Murdianto dengan tuntutan penjara 10 tahun dan denda senilai Rp 2 Miliyar subsider 6 bulan penjara.

Pada kesempatan itu, Majelis Hakim Arif Budi Cahyono memberikan kesempatan terdakwa dan pengacaranya untuk mengajukan pembelaan. Kuasa Hukum terdakwa meminta waktu dua Minggu, namun Majelis Hakim memberikan waktu hingga Kamis pekan depan (07/10/2021).

Salah satu korban Kasus Apartemen/Kondotel Grand Eschol Karawaci didampingi pengacaranya menuturkan; “Saya sangat senang dengan tuntutan Jaksa, ini memenuhi rasa keadilan,” ungkap Sudjadi saat diwawancarai oleh awak media. Dirinya juga akan terus mengawal persidangan dan berharap Majelis Hakim dapat memberikan keadilan kepada para korban, serta dapat mengembalikan kerugian korban dari penyitaan 2 bidang tanah dan 1 apartemen yang telah disita pada persidangan sebelumnya.

Menurut Rencana, sidang akan dilanjutkan kembali pada pekan depan Kamis, (07/10/2021) dengan pembacaan Nota Pembelaan dari Pengacara terdakwa. Her

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments