Sabtu, September 18, 2021
BerandaDaerahTukik Semakin Langka, Demokrat HUT ke-20 Lepas Liarkan 200 Ekor Tukik ke...

Tukik Semakin Langka, Demokrat HUT ke-20 Lepas Liarkan 200 Ekor Tukik ke Habita

Singaraja.Bali, Faktapers.id – Puluhan masyarakat dan penguruh partai DPC Demokrat ngerudug menyasar pantai Desa Uma Anyar Kecamatan Seririt,Buleleng.

Melihat bentangan pantai yang bersih dan berpontensi dengan deburan ombak yang begitu landai mesti harus diperhatikan, kedatangan puluhan masyarakat dan pengurus Partai Demokrat guna melepaskan liarkan anak Penyu (Tukik) kealam yang sebelumnya telah dipelihara di penangkaran setempat.

Ternyata rombongan pengurus partai menggelar Hut ke-20 yang tepat berulang tahun (9/9/2021). Pelepasan liar Tukik kembali kehabitanya dihadiri langsung Ketua DPC Demokrat Buleleng Luh Gede Heriyani, DPRD Buleleng Luh Hesty Ranitasari, Kadek Sumardika, yang merupakan putra Desa Uma Anyar, Kades Edi Mulyana, Ketua Pokmaswas, Pokdarwis, BKSDA.

200 Tukik dilepas dari bibir pantai setempat pukul 09.09 wita, semangat Tukik merayap mencari air laut bak semangat Demokrat membesarkan partai di Buleleng.

Ketua DPC Demokrat Buleleng Luh Gede Heriyani (LGH) kepada awak media Faktapers.id, pelepasan tukik ini dipandang perlu selain melihat potensi pantai Buleleng yang membentang luas dan memiliki ratusan jenis species langka mengatakan,

“HUT partai Demokrat yang dua dekade, baik DPC dan ranting telah mengadakan bulan bakti sejak Agustus lalu dengan agenda berbagi paket sembako, maker, vitamin ditengah masyarakat dilanda Pandemi. Dan juga Srikandi Demokrat Annisa Pohan juga bagi tabung oksigen,”papar LGH.

Demokrat yang berupaya menyentuh kehidupan masyarakat, seperti di pantai Uma Anyar yang berpotensi dan terdapat habitat laut yang sangat dijaga kelesatarianya seperti Penyu Hijau,”Ini sangat langka beda dengan dulu masyarakat banyak yang menangkap selain digunakan sarana upacara juga dikomsumsi dan sekarang dilindungi. Kebetulan ketua fraksi asli desa sini dan kita tertarik untuk melepaskan tukik disini dan ikut melestarikan,”kata Luh Gede Heriyani.

Disentil soal keberadaan Demokrat ditengah masyarakat yang membutuhkan simpati ditengah Demokrat yang sempat ada dua kubu Heriyani tak menampik.

Dalam membesarkan gerbong Demokrat di Buleleng Luh Gede mengatakan,”kita selalu turun kemasyarakat, bukan saat pileg atau pesta demokrasi turun mencari suara, tapi ini juga bagian dari upaya yang bermakna. Intruksi dari partai bagaimana berupaya menarik simpati masyarakat atau berkualis dengan rakyat,”terang Luh De. Des

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments