Senin, Oktober 18, 2021
BerandaDaerahDeposito Tak Bisa Cair, Sejumlah Nasabah Geruduk KSP Bersama di Klaten

Deposito Tak Bisa Cair, Sejumlah Nasabah Geruduk KSP Bersama di Klaten

Klaten, faktapers.id – Puluhan nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama mendatangi kantor cabang di Sangkal Putung, Kelurahan Barenglor, Kecamatan Klaten Utara, Senin (4/10/2021) pagi.

Kedatangan mereka bermaksud menanyakan kejelasan dana simpanan berjangka yang telah jatuh tempo tetapi belum dapat dikembalikan.

Informasi yang dihimpun dilapangan, sejak pukul 10.00 WIB, sejumlah perwakilan nasabah mulai berdatangan di kantor KSP Sejahtera Bersama. Mereka membawa sertifikat dan buku simpanan di koperasi tersebut.

“Saya disini untuk menanyakan kejelasan dana simpanan atas nama istri saya di KSP ini, sudah lama jatuh tempo tetapi hingga saat ini juga belum ada kejelasan,” kata Sudirin, warga Perumahan Griya Prima, Belangwetan, Kecamatan Klaten Utara.

Dijelaskannya, dana yang disetor istri ke KSP tersebut sampai 200 juta rupiah, tidak hanya itu nasabah lain yang juga kesulitan pencairan ada yang mencapai 300 juta.

“Awalnya sih lancar, tetapi semenjak Covid-19 jadi bermasalah, padahal uang tersebut untuk persiapan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPH), dijanjikan sampai Juni kemarin lunas tapi nyatanya zong,” ungkapnya.

Mas’ud yang juga nasabah di KSP ini mengaku punya simpanan mencapai Rp300 juta, hingga kini juga menunggu kejelasan pihak KSP agar dapat segera bisa dicairkan.

“Kita khawatir jika sampai Desember yang dijanjikan tetapi belum ada realisasinya, padahal itu uang akan segera digunakan untuk kepentingan lain,” ujarnya.

Tidak hanya di Klaten, Keruwetan ini juga dirasakan nasabah KSP Sejahtera Bersama di cabang lain. Sri Astuti yang juga anggota DPRD Klaten Fraksi PAN dari Jatinom ternyata juga memiliki simpanan di KSP Sejahtera Bersama, hanya saja di cabang Solo, totalnya ada 10 juta 750 ribu.

“Itu sudah hampir kontrak selama 10 tahun, tetapi sampai 2 tahun ini belum dapat dicairkan, ini sama nasabah lain juga akan mengurus bersama-sama,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Cabang KSP Sejahtera Bersama Klaten, Muryanto, dihadapan nasabah menjelaskan, pencairan akan tetap dilakukan per skema sesuai aturan pusat. Skema pertama pada Juli sampai Desember tahun ini.

“Skema pertama Juli sampai Desember, jadi ini masih berjalan dan selanjutnya nanti Januari. Nanti melalui Bank masing-masing karena anggota cukup banyak,” kata dia.

Menurutnya, Permasalahan itu muncul karena terjadinya pandemi COVID-19. Akibatnya beberapa investor menunda kerja sama. Saat ini Kantor Pusat juga menunggu penjualan aset dan pengurusan fresh money untuk menyelesaikan permasalahan ini.

“Karena pandemi, sampai ada yang zona hitam. Akibatnya investor menunda kerja sama, jadi kami mohon para nasabah bersabar,” pungkasnya. Madi

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments