Senin, Desember 6, 2021
BerandaDKI JakartaWakil Wali Kota Tinjau Gerebek Lumpur Kali Sentiong di RW 01 Johar...

Wakil Wali Kota Tinjau Gerebek Lumpur Kali Sentiong di RW 01 Johar Baru

Jakarta, Faktaoees.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat terus melakukan pengerukan dan kemungkinan penghubung untuk mengantisipasi musim penghujan.

Seperti di wilayah Kecamatan Johar Baru yang setiap hari Minggu melakukan pengerukan lumpur Kali Sentiong yang saat ini berlangsung di RW 01 Kelurahan Johar Baru (Masjid Al Jihad), Jakarta Pusat, Minggu (24/10/2021).

Setelah melakukan apel para petugas dari PPSU, Bina Marga, Lingkungan Hidup, Sumber Daya Air, Dishub, Satpol PP, Pertamanan dan Hutan Kota langsung bergerak menuju titik yang akan dikuras dan dibersihkan dari sampah serta lumpur.

Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Irwandi mengatakan, saat ini akan dilakukan terus menerus untuk menghindari adanya longsor menuju ke Kali Sentiong. Dan saluran dari pemukiman warga juga sudah berjalan dengan lancar.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sampah bisa kita angkut dan perbaikan saluran yang tadinya tanah kita perbaiki serta dilebarkan dengan disemen,” jelasnya.

Irwandi menambahkan gerebek lumpur yang dilakukan setiap minggu dan setiap minggunya juga.

“Apa yang kurang, apa yang perlu ditambahkan akan kita lakukan untuk mencegah terjadinya di wilayah Johar Baru dan sekitarnya,” ujannya.

Sementara itu, Camat Johar Baru Nurhelmi Savitri mengatakan, akan ada pengerukan dengan menggunakan alat berat setelah Jembatan Dewi Sri, namun karena alat berat masih digunakan di Kali Krukut petugas menggunakan alat secara manual.

“Kali Sentiong ini meliputi tiga kelurahan dari mulai Galur geser ke Kampung Rawa, dan Johar Baru. Gerebek lumpur akan berjalan secara bertahap,” tukasnya

“Petugas dari PPSU, SDA, Bina Marga, jika tidak ada alat berat seperti sekarang para petugas membersihkan penghubung secara manual menuju ke Kali Sentiong,” menambahkan.

Nurhelmi mengaku setelah beberapa hari belakangan ini hujan deras turun, namun tetap terhindar dari bahaya.

“Yang biasanya di lokasi saat ini jika hujan deras turun terjadi saat kini tidak lagi berkat para petugas yang rutin melakukan gerebek lumpur,” teganya.Tajuli

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments