Karena Kurang Hati Hati Pandu Kapal Pelni Jatuh Ke Dermaga

  • Bagikan
IMG 20211206 WA0052

Jakarta, faktapers.id – Jatuhnya pandu kapal Pelni dari tangga gangway telah membuat manajemen Pelni melakukan evaluasi. Hal ini dilakukan agar ABK hati hati dalam melaksanakan tugasnya di atas kapal dan tidak terulang hal yang sama dikemudian hari.

Direktur Armada PT Pelni Robert MP Sinaga membenarkan bahwa ada Pandu kapal Pelni KM.Tilongkabila jatuh dari tangga gangway kapal ke dermaga Sabtu 4 Desember 2021 pekan lalu di terminal penumpang pelabuhan Makassar.
Dijelaskannya, sehubungan dengan adanya insiden itu pihak manajemen Pelni telah melakukan langkah evaluasi.

” Dari hasil evaluasi yang dilakukan jatuhnya Pandu Yahya dari tangga gangway, adalah karena kekurang hati hatian. Sekalipun sudah diingatkan ABK lainnya tetapi yang bersangkutan ingin cepat cepat turun. Sementara tangga gangway belum berada di posisi dermaga/darat dengan sempurna,” kata Robert Sinaga.

Menurut informasi yg diperoleh adapun kronologi kejadian tersebut adalah pada hari Sabtu tanggal 04 Desember 2021 pandu P.5 atas nama M.Yahya melayani KM Tilongkabila sandar di terminal penumpang pelabuhan Makssar.
POB : 17.15
Selesai Sandar : 17.40
P.Off : 17.45.
Pada saat pandu berada di gangway dengan ketinggian kira kira 5 meter dari dermaga, sling penahan gangway kapal putus sehingga meluncur deras ke dermaga mengakibatkan pandu P.5 terlempar ke laut diantara kapal dan sisi dermaga.

Adapun tindakan yg dilakukan adalah segera menarik pandu ke dermaga dan segera diberikan pertolongan pertama sebelum dibawa ke RS.Angkatan Laut Makassar.

Akibat kejadian ini, pandu P.5 mengalami cedera (terkilir) ditangan sebelah kiri terutama dibagian ibu jari sebelah kiri. Selanjutnya dari RS Angkatan Laut diarahkan ke RS.Siloam. Kondisi pandu saat ini dalam keadaan baik.

Dari hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan cidera yg serius selain tangan kiri yg terkilir. Han

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *