Walikota Jakpus Resmikan Kandang Maggot

  • Bagikan
IMG 20211203 WA0118

Jakarta, Faktapers.id – Walikota Jakarta Pusat, Dhanny Sukma bersama Ketua Tim PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat meresmikan kandang maggot di Kampung Iklim Eduwisata, RW.06 Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Selaian meresmikan kandang maggot, walikota juga menebar bibit ikan lele, dan panen ikan lele serta panen ubi jalar, Jumát (3/12/2021).

Walikota Jakarta Pusat, Dhanny Sukma mengatakan, kampung iklim eduwisata ini merupakan salah satu percontohan untuk menekan produksi sampah dimulai dari lungkungan rumahnya dengan melakukan pemilahan dan pemanfaatan ulang supaya sampah tersebut bisa direduksi dengan baik.

” Sampah kalau dikelola dengan baik ini akan membawa berkah melalui bank sampah, jika sampah bisa dikelola kenapa harus dibuang lebih baik dimanfaatkan sehingga mempunyai nilai ekonomis,” kata Danny didampingi Asisten Ekbang Jakarta Pusat, Bakwan Ferizan Ginting dan Camat Kemayoran, Asep Mulyaman.

Selain Bank sampah, pengelolaan sampah juga bisa dilakukan dengan cara komposting berupa pupuk dimana hasilnya bisa digunakan untuk penghijauan. Apalagi sekarang ada penangan maggot untuk mengatasi permasalahan sampah yang sifatnya organik.

15.000 maggot bisa mengatasi dua kg sampah jenis organik dalam waktu 1 X 24 jam. Dari sisi lingkungan maggot sangat bermanfaat.

” Maggot itu sendiri mengandung nutrisi yang cukup baik sehingga sangat cocok menjadi pakan ternak,” tandasnya.

Vice President Pegadaian Jakarta 1, Hendra Hermawanto menjelaskan, pegadaian mempunyai tanggung jawab sosial untuk menyisihkan dari keuntungan yang kami terima untuk pemberdayaan di masyarakat sekitar.

” Sebagai perusahaan bisnis, kita mempunyai tanggung jawab sosial berbagai macam diantaranya yaitu untuk memperdayakan atau mendukung program pemerintah salah satunya bagaimana mengelola sampah di DKI Jakarta,” jelas Hendra.

Koordinator pengurus kampung iklim Eduwisata, Joko Sarjono mengatakan, menguncapkan banyak terima kasih kepada PT. Pegadaian sejak tahun 2019 hingga sekarang tidak segan-segan untuk membina kami dalam pengelolaan bank sampah.

” Diperkirakan sudah 450 juta kampung iklim eduwisata dibantu, dan kali ini membantu untuk merehabilasi kantor sekretariat bank sampah, penambahan gudang sampah an organik dan pembangunan kandang maggot seluas 20 meter ( 4x 5 meter), “tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut sebanyak 1.500 bibit ikan lele di tebar, dan panen ikan lele sebanyak 30 kg serta panen ubi jalar 50 kg. Hasil panen tersebut dijual kepada warga. Tajuli

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *