Jawa

PCMNU Klaten Gelar Pengajian dan Semaan Al-Quran Perdana Usai Pandemi Corona

1529
×

PCMNU Klaten Gelar Pengajian dan Semaan Al-Quran Perdana Usai Pandemi Corona

Sebarkan artikel ini
IMG 20220129 WA0119

Klaten, faktapers.id – Hari mulai beranjak siang, ratusan orang jamaah membawa kitab suci Al-Qur’an mulai memadati tempat duduk yang disediakan oleh salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Qur’an di Demakijo, Karangnongko, Klaten, Sabtu (29/1/2022).

Tak lama kemudian, terdengar lantunan ayat suci Al-Qur’an mengalun pelan dan merdu. Semaan adalah tradisi membaca dan mendengarkan pembacaan Al-Qur’an seperti yang ada di masjid-masjid dan pesantren pada umumnya.

Kegiatan ini adalah pertama kali digelar oleh Pengurus Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (PCMNU) Kabupaten Klaten setelah dilanda wabah pandemi corona. Acara dimulai dari pukul 13.00 WIB hingga selesai 15.30 WIB dan diikuti sekitar 500 orang jamaah Muslimat NU se-Kabupaten Klaten.

Dalam sambutannya Ketua PCMNU Kabupaten Klaten Hj. Retno Fitrotin, S.Ag M.Pd I. menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh ibu-ibu muslimat yang telah mendukung sepenuhnya hingga acara sema’an dan pengajian terlaksana dengan baik.

“Ucapan terima kasih saya sampaikan juga kepada tuan rumah PAC Muslimat NU Karangnongko. Semoga semuanya yang telah disediakan untuk acara ini menjadi amal ibadahnya dan semoga mendapat balasan pahala yang sebesar-besarnya dari Alloh SWT,” tuturnya

Sema’an dan pengajian Muslimat Nahdlatul Ulama di PAC Karangnongko ini merupakan putaran pertama dan akan dilakukan rutin setiap sebulan sekali yang akan digelar secara bergilir disetiap PAC Muslimat NU yang ada di Klaten.

“Kegiatan semaan dan pengajian Muslimat NU ini mengambil tema Dengan Muslimat Kita Mempersatukan Umat, Dengan Muslimat Kita Tetap Jaya. Semoga semua menjadikan barokah,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Mubalig KH Muhammad Suntaji, S.Ag dalam tauziahnya mengatakan muslimat bisa berkembang kalo bersatu dan punya program, bisa mempunyai gedung sendiri, ada pelayanan kesehatan dan lain-lainnya.

“Contohnya menggiatkan koin muslimat tingkat ranting. Mengajak ibu-ibu yang belum mengerti tentang muslimat diajak masuk lewat pengajian dan memperkuat jaringan-jaringan muslimat,” tandasnya.

Muhammad Suntaji mengatakan, semaan Al-Qur’an mampu meningkatkan ilmu agamanya sekaligus memperkuat ketaqwaan kepada Allah SWT. Menurutnya, hal ini merupakan kegiatan yang sarat makna karena dapat berjumpa, bersilaturahmi dengan para jamaah di Klaten.

“Melalui semaan ini, jamaah bisa menambah ilmu agamanya dan juga memperbaiki kwalitas bacaan serta tajwidnya, bagi yang merasa belum fasih di dalam melafadzkan huruf-huruf Al Qur’an,” ujarnya. Madi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *