Warga Desa Temukus Banjar Geger Dengan  Ditemukan Mayat Tergeletak Dipinggir Pantai

IMG 20220429 WA0035

Singaraja, Faktapers.id – Geger warga pantai Desa Temukus Kecamatan Banjar temukan sosok seorang lelaki umur (60) dalam keadaan kaku, mulut berbusa.

Korban merupakan Putu Nama (60)warga Desa Temukus buruh tani asal Banajr Dinas Tengah diduga meninggal karena tenggelam di laut, bertempat di pantai Labuhan Aji Jumat(29 April 2022) sekira pukul 14.30 wita,

Diketahui Putu Nama sering berjalan dipantai dan mandi, kejadian bermula pukul 13.30 wita korban meminta ijin dengan istrinya Nyoman Lodri (58) pamitan untuk pergi kepantai Labuhan Aji tepatnya di sebelah utara pura segara Temukus dengan mengendarai sepeda motor sendirian Honda Supra 125. Dan dikabarkan telah meninggal dipantai ditemukan oleh dua saksi Ketut Tunjung dan ( 68) yang awalnya menemukan mayat pertama kali dan Ketut Artana (52)

Sekira pukul 14.30 wita datang saudara Ketut Tunjung (saksi) ( 68) yang awalnya menemukan mayat pertama kali dan Ketut Artana (52),yang pada saat itu berjalan jalan dipinggir pantai namun tiba -tiba melihat seseorang yang tergeletak dipinggir pantai dalam keadaan posisi terlentang kepala mengarah kebarat dan kaki berada di timur adapun ciri -ciri korban menggunakan celana pendek hitam dan baju kaos warna putih.

Saksi kemudian meminta bantuan kepada sekitar untuk membantu yang sudah mengeluarkan busa dibibir.

Diketahui korban Putu Nama memiliki penyakit darah tinggi dan sering sakit kepala serta mengalami over weight dengan berat badan 86 Kg sehingga agak susah bangun. Dengan adanya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Banjar untuk penanganan lebih lanjut, dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas I Banjar dr. Eny maryani, ditemukan wajah lebam seluruhnya dengan luka-luka lecet dimata kiri 0.5 cm dan mata mengalami Hiperemi (mata merah), dada mengalami pembengkakan dikarenakan kemasukan air, Kulit/tubuh masih hangat. Tidak ditemukan adanya luka /kekerasan ditubuh korban korban meninggal karena tenggelam dan kemungkinan paru paru mengalami kemasukan air laut.

Sementara dari pihak keluarga korban tidak mempermasalahkan kejadian tersebut dan telah mengikhlaskan meninggalnya korban

Ditempat terpisah Kapolsek Banjar Kompol Gusti Sudarsana kepada awak media Faktapers mengungkapkan, dari informasi saksi dan keterangan dilapangan. Korban sering main dipantai tersebut.

“Murni tenggelam dan tidak ada tanda kekerasan ditubuhnya sesuai hasil pemeriksaan medis. Korban sendiri saat itu tidak bersama istrinya mandi kepantai dan warga menemukanya dipinggir sudah tidak bernyawa, dari keterangan keluarga korban memiliki penyakit darah tinggi dan hari ini mayat korban diterima keluarga dan menerima kejadian itu,”jelas Kompol Gusti Sudarsana .ds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *