Warga Turky Terombang Ambing 3 Hari Ditengah Laut Diselamatkan Nelayan Kubutambahan

IMG 20220505 WA0017

Singaraja.Faktapers.id – WNA asal Negara Turky 3 hari terombang ambing di lautan lepas akibat terjatuh dari kapal yang di naiki saat itu dari Big Boat tujuan dari Australia menuju ke Vietnam.

Kapten kapal bernama Erhan Seckal(39) dalam penuturannya kepada pihak kepolisian Pol Air Polres Buleleng di RS (Puskesmas ) Kubutambahan, kala itu berlayar bersama cruw dan beristirahat di atas dek kapal sembari menikmati udara namun terpeleset hingga jatuh dan di tinggalkan kapalnya sendiri,”Tadi kita kontak ke KBRI Turky benar diinfokan ada warganya hilang dan kita sampaikan penemuan dari nelayan itu ke KBRI,”ujar Parta

Erhan Seckal ditemukan terombang ambing dirumah ikan(rumpon) milik nelayan Kubutambahan pada Kamis (5/5) dan dibawa ke daratan pesisir. Warga pesisir Kubutambahan Buleleng pun dibuat heboh dengan ditemukan seorang Warga Negara Asing (WNA) dalam kondisi lemah yang terdampar di tengah laut.

Kasat Pol AKP Wayan Parta menjelaskan selain telah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Singaraja, juga melaporkan kepada Kapolres Buleleng, “Imigrasi Kelas II TPI Singaraja sudah kita sampaikan dan korban saat ini masih dalam perawatan di Puskesmas Kubutambahan,”papar Kasat Wayan Parta kepada Fakta.

Erhan pertama kali ditemukan terdampar di wilayah laut Kubutambahan oleh Gede Budiasa (30),sekitar pukul 02.00 wita, Budiasa seperti biasa pergi melaut. pukul 06.00 wita sore.

Budiasa biasa melintasi rumpon tersebut, mendengar ada suara teriakan minta tolong dengan melambaikan tangan dari atas rumpon. Ia pun lalu mendekati rumpon tersebut, ternyata terdapat orang asing yang terdampar di atas rumpon dalam kondisi lemas dan mengalami dehidrasi dengan memakai celana pendek warna biru bergaris putih dan kaos oblong warna hitam.

Melihat kondisi korban seperti itu, evakuasi pun dilakukan hingga Budiasa tidak lagi melanjutkan penangkapan ikan ditengah laut.

WNA tersebut dibawa kepingir pantai desa Kubutambahan untuk penanganan lebih lanjut dan dilaporkan kepolsek Kubutambahan. Korban kini masih menunggu pihak Imigrasi Kelas II TPI Singaraja dan berkoordinasi dengan KBRI agar Erhan Seckal dapat dipulangkan kembali.

Sementara itu Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja Mursalin seizin Kepala Imigrasi Singaraja Nanang Mustofa mengatakan,saat ini WNA Turki atas nama Erhan Sechal tengah dimintai keterangan.

Dari beberapa pengakuannya,peristiwa jatuhnya Erhan dari Big Boat memang murni kecelakaan.

Bahkan menurut Mursalin,pihak Konsulat Turki sudah datang ke Kantor Imigrasi untuk memastikan warganya selamat dalam kasus tersebut.

“Dari pihak Konsulat Turki sudah berkoordinasi dengan kami (Imigrasi) dan akan segera menerbitkan paspor sementara untuk Erhan,”kata Mursalin.

Lanjut Mursalin,pihaknya tengah menunggu data-data lengkap Erhan sebelum dilakukan proses penyerahan kepada pihak kedutaan Turky. ds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *