Apes Diduga Konsleting Listrik. Rumah Intaran Terbakar, Polsek Kubutambahan Lidik

IMG 20220518 WA0012

Singaraja, Faktapers.id –Malang nasib warga Dusun Kubuanyar Desa Kubutambahan, harus menjalani perawatan di RS Singaraja akibat wajah melepuh terkena sambaran sijago merah.

Peristiwa dialami pemilik rumah Gede Makmur Intaran (76) saat rumah ditempati berukuran 7×6 meter mengalami kebakaran hebat Selasa,(17/5) pukul 22.30 wita, selain korban luka bakar juga mengalami kerugian sebesar 50 juta.

IMG 20220518 WA0013Korban saat itu akan beranjak tidur, mendadak api memercik disaluran instalasi listrik dalam rumahnya, tanpa disadari kemudian membesar dan merembet keseluruh bangunan dan isi rumah, Intaran berupaya menyelamatkan isi barang bersama keluarga dan tetangga namun dirinya terkena sambaran api. Beruntung nyawanya dapat terselamatkan kendati pada wajah melepuh.

Tim Unit Damkar Kubutambahan di bantu pos Induk Kota langsung mengerahkan dengan 2 Unit kendaraan, 2 jam lebih evakuasi baru dapat diselesaikan oleh Damkar Buleleng.

Kapolsek Kubutambahan AKP Ketut Wisnaya kepada awak media mengungkapkan, korban terjebak didalam rumah hingga mengalami luka bakar 20 persen, syuhkur bisa menyelamatkan diri yang saat itu korban sendirian

“Satu korban luka bakar dari pemilik rumah dan sudah tadi malam dilarikan ke RS Singaraja. Dugaan sementara peristiwa ini disebabkan hubungan arus pendek( konsleting listrik),kenapa demikian karena pemilik rumah tidak ada menyalakan apapun baik itu kompor, dupa persembahyangan maupun lilin. Hari ini kembali dilakukan lidik dari kasus ini dan tim sudah memasang garis polisi di TKP,”jelas AKP Wisnaya(18/5)

Lanjut Wisnaya terhadap seringnya disebabkan konsleting listrik pihaknya selaku kapolsek menghimbau warga untuk selalu waspada dan tetap memantau jaringan instalasi dalam rumah,”seringnya kebakaran disebkan konsleting listrik, warga kami harapkan selalu mengontrol kabel-kabel dalam rumah untuk menghindari kejadian,”ujar Wisnaya . ds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *