Lapas Singaraja Gelorakan Public Campaign di Taman Bung Karno

IMG 20220520 WA0004

Singaraja, Faktapers.id  – Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2022 (Harkitnas), adalah sebuah momen di mana bangsa Indonesia pada tahun 1908 mulai membangkitkan semangat perjuangan untuk meraih kemerdekaan.

Pada tahun 2022 ini, Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-114 memiliki tema “Ayo Bangkit Bersama!”.

Tema ini diangkat dalam rangka seruan kebangkitan bersama bangsa Indonesia setelah berjuang menghadapi pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama dua tahun lebih.

Menariknya demi mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Lapas Singaraja beserta jajaran turun melaksanakan public campaign yang dilaksanakan di Ruangan Terbuka Hijau Taman Bung Karno Singaraja. Jumat (20/5/22).

IMG 20220520 WA0003Sebanyak empat satuan kerja yakni PNSingaraja, Pengadilan Agama Singaraja, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Singaraja, dan Lapas Singaraja.

Kegiatan langsung dihadiri Kepala Pengadilan Tinggi Denpasar beserta Hakim Tinggi, Bupati Buleleng, unsur Forum Komunikasi Daerah (FORKOMPIMDA) Kabupaten Buleleng, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Sekda Buleleng, serta para Pimpinan SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan perwakilan staf dari masing-masing SKPD.

Public Campaign ini merupakan suatu bentuk upaya  yang dilakukan dengan menggandeng instansi pemerintah dan masyarakat agar mendukung proses pembangunan ZI menuju WBK/WBBM pada Lapas Singaraja. Pada kegiatan public campaign ini Lapas Singaraja bersama tiga satker lainnya menjelaskan tentang komitmen keempat satker ini yang menolak korupsi dan segala bentuk gratifikasi dan suap.

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana dalam sambutannya berharap agar setiap personil dilembaga ini mampu menunjukan kinerja pelayanan optimal tanpa adanya diskriminasi pelayanan, dan tidak terpengaruh akan kepentingan sendiri atau kelompok tertentu.

Dengan adanya public campaign ini diharapkan agar instansi pemerintah dan masyarakat lebih mengenal tugas dan fungsi Lapas Singaraja serta menjadi himbauan agar masyarakat tidak memberikan gratifikasi. ds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *