Rumah Sakit Buleleng Hampir Penuh, 161 Siswa Satap Desa Tambakan Kubutambahan Keracunan, Diduga Pihak Sekolah Sajikan Makanan Basi

IMG 20220604 WA0045

Singaraja, Faktapers.id -Miris nasib siswa siswi SMP satu atap II Kubutambahan Kecamatan Kubutambahan,Buleleng yang berlokasi di desa Tambakan mengalami keracunan sebanyak 161 orang.

Kasus menimpa siswa-siswi pada Sabtu (4/6/2022) saat melaksanakan kegiatan acara perpisahan Kenaikan kelas dan Pembagian Raport siswa.

Setelah pelaksanaan kegiatan, pihak panitia sekolah memberikan Snack dan Nasi Bungkus kepada para siswa, sekira pukul.12.30 wita para siswa pulang kerumah masing-masing malah keracunan dan harus di larikan ke seluruh rumah sakit di Buleleng

IMG 20220604 WA0047

Para siswa yang keracunan sekarang ini sebagian masih mendapat penanganan team medis RS Pratama Girimas, sedangkan sisanya di bawa ke RS Umum, RS Kerta Usada, RS Perama Sidi dan RS Balimed Singaraja. Selain siswa para guru juga mengalami hal yang sama

Kasus ini masih sedang diselidiki Polsek Kubutambahan, Kapolsek Kubutambahan, AKP Ketut Wisnaya saat dikonfirmasi masih melakukan pengecekan jumlah korban kerancunan tersebut dan untuk sementara belum mengetahui penyebab keracunan yang dialami ratusan siswa, guru dan pegawai di Satap Negeri 2 Kubutambahan yang berlokasi di Desa Tambakan.

“Informasi awal mereka mengikuti kegiatan perpisahan dan kenaikan kelas disekolah dan sore harinya hampir semua mengalami keracunan dan jumlah korban yang keracunan belum bisa dipastikan karena dibawa ke Puskesmas di Bangli kemudian ada di Puskesmas Petang Badung dan sebagian besar di Puskesmas Tamblang dan rumah sakit di Singaraja,” papar Kapolsek Wisnaya.

Keracunan dari para siswa dan guru diduga akibat makanan basi yang disajikan terlalu siang, menurut informasi masakan tersebut dibuat dari pukul 02 pagi dan disajikan siang hari oleh salah satu agent. Bahkan informasi yang di dapat awak media faktapers.id 1 orang diduga mengalami keluar usus

Kapolsek Wisnaya kini sedang mengecek secara detail baik dari Mie Instant yang diduga kada luarsa maupun jajanan yang disajikan. ds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *